Tutorial Mesosfer: Cara Menghubungkan Android Project Dengan Mesosfer

Tutorial Mesosfer: Cara Menghubungkan Android Project Dengan Mesosfer

1176
tutorial Mesosfer

Ingin ikut tantangan coding 7 hari dari Mesosfer yang berhadiah VR Box tapi bingung cara menghubungkan android project-mu ke Mesosfer? Simak saja tutorial Mesosfer ini!

Kreasitekno.com — Mesosfer adalah salah satu provider Mobile Backend as a service. Sebuah layanan mempermudah dalam pengembangan aplikasi mobile apps berbasis website. Dengan ini kalian bisa memperpendek fase development dari sebuah mobile app atau web app. Sehingga proses development cukup singkat dan cost dalam pengembangan bisa ditekan. Artikel ini akan membahas tutorial bagaimana cara membangun Mobile Aplikasi Android dengan menggunakan Mesosfer sebagai Backend as a Service. Di sesi pertama tutorial Mesosfer, kalian akan belajar mengenai cara membuat Project Android menggunakan Mesosfer. Sebelum melangkah ke langkah selanjutnya, kalian membutuhkan hal-hal berikut:

  • Buat account terlebih dahulu di Mesosfer Backend as a Service.
  • Install Android Studio terbaru. Saat ini kita masih menggunakan Android Studio verssi 2.2.1

Baca Juga: Tutorial Mesosfer dan Ikuti Tantangan 7 hari Codingnya!


Setelah berhasi membuat akun di Mesosfer, masuk dan buat ApplicationID. Pilih DATA sebagai Application Type, isikan nama applikasi kalian serta deskripsi dari aplikasi tersebut. Lebih jelasnya seperti pada gambar di bawah

how-to-build-android-mobile-application-signup-in-mesosfer-cloud-platform-creae-apps

Setelah berhasil membuat applikasi di Mesosfer, selanjutnya pilih applikasi baru kalian buat tadi. Pilih menu appSetting untuk mendapatkan Application ID dan Application Key untuk menghubungkan aplikasi kalian dengan Mesosfer. Lebih jelasnya, seperti pada gambar

how-to-build-android-mobile-application-signup-in-mesosfer-cloud-platform-app-setting

Mari beralih ke Android Studio. Buat dulu Android Porjectnya. Setelah selesai donwload library file dari Mesosfer di sini. Lalu copy paste library ke libs folder dari android projects. Lebih jelasnya, ada pada gambar di bawah ini.

how-to-build-signup-android-mobile-apps-in-mesosfer-backend-as-a-service-input-lib

Lalu edit file build.gradle di app folder. Tulis code berikut sebelum dependencies.

repositories{
flatDir {
dirs 'libs'
}
}

Lalu tambahkan code berikut di dalam dependencies:

compile 'com.eyro.mesosfer:MesosferSDK-Android:0.1.0@aar'

Nanti hasilnya akan terlihat seperti pada gambar ini,

how-to-build-starter-project-android-mobile-apps-in-mesosfer-backend-as-a-service-setup-dependencies

Nah setelah itu, buat class baru yang digunakan untuk memanggil Mesosfer. Copy paste code berikut berserta Apllication id dan client key dari applikasi yang telah kalian buat di server Mesosfer.

Mesosfer.initialize(this, "YOUR-APPLICATION-ID-HERE", "YOUR-CLIENT-KEY-HERE");

how-to-build-starter-project-android-mobile-apps-in-mesosfer-backend-as-a-service-init-class

Tahap terakhir jangan lupa untuk melakukan inisialisasi application class kalian di AndroidManifest.xml Lebih jelasnya seperti pada gambar

how-to-build-starter-project-android-mobile-apps-in-mesosfer-backend-as-a-service-init-class-manifest

Nah, dengan begini, aplikasi kalian sudah terhubung dengan Mesosfer. Hanya butuh beberapa baris code tanpa harus membangun backend server. Sehingga aplikasi kalian akan terkoneksi ke cloud server milik Mesosfer. Jadi bisa melangkah ke tahap pengembangan dari core aplikasi kalian. Cukup mudah bukan? Semoga artikel tutorial mesosfer ini bermanfaat.

SHARE

LEAVE A REPLY