Tips Memilih Jenis Olahraga yang Tepat Berdasarkan Rentang Usia

Tips Memilih Jenis Olahraga yang Tepat Berdasarkan Rentang Usia

750
jenis olahraga

Kondisi fisik menjadi acuan utama dalam memilih jenis olahraga yang tepat sehingga tidak membahayakan tubuh. Berikut ulasan mengenai pilihan olahraga yang disesuaikan berdasarkan rentang usia berbeda!

Kreasitekno.com — Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang serba instan saat ini, tidak sedikit masyarakat yang abai dengan kesehatan badan. Berbagai kemudahan teknologi yang ditawarkan agaknya membuat malas para penggunanya untuk melatih fisik agar badan senantiasa bugar dan sehat. Namun demikian, banyak juga masyarakat yang mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan sehingga meluangkan waktu untuk berolahraga di waktu pagi atau sore hari.


Baca Juga: 9 Aplikasi Olahraga Lari Terbaik Yang Patut Kamu Coba!


Aktivitas olahraga merupakan suatu keharusan bagi siapapun yang ingin hidup sehat dan terhindar dari resiko penyakit, baik bagi anak-anak hingga orang tua sekalipun. Hanya saja ada porsi tersendiri bagi tiap kalangan di rentang usia yang berbeda. Mengapa demikian? Berbeda dengan mereka yang masih berusia muda dan energik, kondisi fisik yang tidak memungkinkan bagi orang lanjut usia sangat berbahaya jika melakukan olahraga yang sifatnya berat. Jika tidak berhati-hati akan beresiko menimbulkan cedera dan bahkan kematian. Dengan kata lain, ada jenis olahraga tersendiri yang dibedakan berdasarkan faktor usia dan kondisi fisik subjeknya.

unnamed

Usia 20-30 Tahun

Semua orang tahu bahwa di masa inilah keadaan fisik berada pada kondisi puncak, yakni seluruh fungsi tubuh bekerja dalam kapasitas yang optimal. Di usia ini juga para atlet profesional umumnya mencapai puncak karirnya. Dalam kondisi ini seseorang dapat memilih apapun jenis olahraga, baik olahraga high impact, low impact, maupun yang bersifat kompetitif. Dengan demikian, seseorang bisa memilih jenis olahraga yang disukai dan menekuninya. Usia 20-an bisa dibilang usia terbaik (golden age) untuk melakukan segala aktivitas, termasuk olahraga yang berat sekalipun.

gg

 

Usia 30-40 Tahun

Banyak orang yang menganggap bahwa kondisi tubuh masih sebugar dan sebaik di usia 20-an, padahal faktanya usia ini sangat rentan terhadap bahaya olahraga. Hal ini disebabkan oleh fungsi tubuh yang banyak mengalami perubahan, semisal diantaranya yakni bantalan antar ruas tulang punggung yang menunjukan gejala penipisan. Ketika memasuki masa ini, seseorang harus lebih selektif dalam memilih beberapa aktivitas khususnya olahraga untuk menghindari kemungkinan resiko cedera. Meski begitu, seseorang yang sudah menginjak usia pertengahan 30-an masih diperbolehkan melakukan olahraga yang sifatnya kompetitif ataupun high impact. Hanya saja durasi waktunya harus dikurangi, mengingat kapasitas tubuh yang sudah mulai berkurang.

Dalam hal ini beberapa macam olahraga yang direkomendasikan di rentang usia ini antara lain seperti bersepeda, berlari di atas threadmill, ataupun berenang jarak menengah. Di samping itu diperbolehkan juga menekuni olahraga yang menunjang kesehatan tulang, seperti yoga, tai-chi, dan pilates.

Usia 40-50 Tahun

Pada rentang usia ini, jenis olahraga yang bersifat kompetitif maupun high impact sudah tak lagi memungkinkan untuk dijalani. Hanya orang yang memilik kebugaran fisik luar biasa yang berkemungkinan mampu melakukan jenis olahraga tersebut. Dengan kata lain, di masa ini kegiatan olahraga dilakukan dengan tujuan untuk menjaga fungsi tubuh dengan baik. Beberapa pilihan jenis olahraga yang bisa dilakukan yakni seperti yoga, tai-chi, pilates, senam kebugaran, dan semacamnya. Adapun bentuk olahraga lainnya yang bisa dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan kardiovaskular antara lain yakni bersepeda santai, jalan kaki, atau berenang.

Usia di Atas 50 Tahun

Saat menginjak usia di atas 50 tahun, seseorang sudah tak lagi mampu melakukan olahraga berat telebih lagi yang sifatnya kompetitif. Bahkan beberapa aktifitas fisik yang sederhana dan tidak berbahaya seperti berjalan kaki saja masih berpotensi memberikan dampak buruk bila tidak berhati-hati saat melakukannya. Dalam hal ini, pilihan jenis olahraga yang masih memungkinkan dan aman dilakukan adalah yoga, sebuah aktifitas fisik sekaligus terapi yang efektif untuk memberikan stimulasi tubuh.

hh

Demikian ulasan mengenai tips memilih jenis olahraga berdasarkan rentang usia dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun demikian, penentuan di atas hanya merupakan acuan secara umum saja. Karena kondisi dan keadaan fisik setiap orang berbeda-beda, bisa jadi seseorang mampu berolahraga secara kompetitif dan berat meski sudah masuk usia 50-an. Dan ada pula yang belum berusia 20 tahun, seseorang sudah tak mampu lagi berjalan karena beberapa faktor.

SHARE

LEAVE A REPLY