Membongkar Kebohongan Donald Trump Dengan Text Trump!

Membongkar Kebohongan Donald Trump Dengan Text Trump!

231
Text Trump

Hillary Clinton telah meluncurkan chatbot bernama Text Trump sebagai salah satu metode baru selama masa kampanye melawan Donald Trump!

Kreasitekno.comAda yang menarik dari proses menjelang pemilihan presiden di Amerika Serikat. Selama ini Negeri Paman Sam selalu menjadi sorotan dalam berbagai berita internasional di seluruh dunia, terutama dalam kaitannya dengan pemilihan calon presiden. Dan kali ini “kehebohan” momen tersebut diprediksi akan sama dengan yang terjadi beberapa tahun silam dimana saat itu Obama-lah yang menduduki kursi puncak pemilihan. Proses pemilu yang terjadi di AS hampir selalu mendapatkan perhatian lebih karena siapapun yang berhasil menjabat, pengaruhnya benar-benar akan terasa hingga sampai belahan dunia lainnya.

U.S. Republican presidential candidate Donald Trump hugs a U.S. flag as he takes the stage for a campaign town hall meeting in Derry, New Hampshire August 19, 2015. REUTERS/Brian Snyder TPX IMAGES OF THE DAY - RTX1OV08

Hingga kini kedua kandidat “panas”, Hillary Clinton dan Donald Trump, telah beberapa kali mengusung berbagai strategi dan senjata ampuh selama masa kampanye mereka. Dan belakangan salah satu diantara mereka sedang menggunakan metode kampanye yang cukup unik untuk digunakan sebagai bahan “menjatuhkan” pihak oposisi.


Baca Juga: Fitur Baru Google Ini Bisa Memberantas Berita Hoax!


Tim sukses Hillary Clinton baru saja merilis chatbot, sejenis program kecerdasan buatan (AI) yang biasa digunakan untuk bercakap-cakap termasuk melayani sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh pengguna. Namun bagian yang menarik dari chatbot ini adalah pihak AI didesain sedemikian rupa agar menyerupai Donald Trump (kandidat dari partai oposisi), terutama dalam hal menjawab pertanyaan seputar dirinya. Dengan kata lain, mesin dialog ini bertindak sebagai Donald Trump yang akan siap sedia dalam membalas chatting dari netizen.

Text Trump

Mesin chatbot yang dinamai Text Trump ini mengajukan jawaban berdasarkan pernyataan-pernyataan yang terlontar dari Trump yang terekam di media massa selama ini. Tidak terkecuali beberapa topik favorit Trump semisal soal China, Rusia, Muslim, ekonomi, kandidat pesaingnya (Clinton), dan bahkan omongan-omongannya yang kontroversial dan dikenal cenderung rasis, juga akan tersaji tergantung dari bentuk pertanyaannya.

“Tulis pesan ke saya tentang apa saja dan saya akan respons dengan kata-kata yang pernah saya katakan,” demikian ajakan chatbot pada netizen seperti yang tertera dalam laman situsnya, Text Trump.


Baca Juga: 5 Negara Ini Pekerjakan Robot di Restaurant Mereka!


Netizen harus mendaftar sebagai member agar bisa melakukan percakapan dengan Text Trump. Kemudian beberapa informasi seperti kode pos, nomor telepon, dan semacamnya akan diminta sebagai verifikasi data diri. Sayangnya, fitur chatbot ini hanya bisa digunakan oleh warga yang domisilinya terdaftar sebagai penduduk AS.

Sebenarnya metode “kreatif” berbentuk chatbot ini bukan pertama kalinya yang dilancarkan oleh tim kampanye Hillary Clinton. Sebelumnya mereka juga pernah merilis hal yang senada berupa laman khusus untuk menyindir Trump. Namun Text Trump dirasa lebih dinamis, karena menggunakan konsep 2 arah yakni dialog antara netizen dengan ”Donald Trump”.

Andai metode ini juga diterapkan di Indonesia, mungkin masyarakat akan lebih sadar siapa sebenarnya sosok yang akan mereka pilih. Sehingga diharapkan tidak ada lagi bentuk pengalihan isu, aksi anarkis, rasisme, hingga berujung pada penistaan agama.

Atau malah chatbot pun jadi alat baru untuk pencitraan?

SHARE

LEAVE A REPLY