3 Referensi Magang di Perusahaan Internasional yang Harus Kamu Apply!

3 Referensi Magang di Perusahaan Internasional yang Harus Kamu Apply!

1770
internship

Bagi kamu, mahasiswa di bidang teknologi ataupun informatika dan sedang mencari tempat magang, sudah menemukan tempat yang sesuai? Coba saja 3 referensi magang ini!

Kreasitekno.com — Magang di perusahaan internasional, apalagi magang di Silicon Valley, Amerika Serikat, bukan lagi menjadi hanya sekedar impian. Mahasiswa Indonesia sudah ada yang lolos seleksi untuk program magang di sana, loh! Tertarik mencoba?

1. Google
Setiap musim liburan panas tiba (sekitar Juli hingga September), Google selalu membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dalam perusahaannya. Sekitar 1000 mahasiswa tiap tahunnya berkesempatan untuk merasakan budaya dan menyerap banyak pelajaran dari Google.

Program magang Google ini tidak hanya diperuntukkan untuk mahasiswa di bidang teknik ataupun informatika, loh. Mahasiswa di bidang bisnis pun dapat bergabung di perusahaan ini. Walaupun program magang Google ini jarang sekali yang berlokasi di Indonesia, tetap tidak menutup kemungkinan bagi mahasiswa Indonesia untuk bergabung di tim internasional.

Vincent, mahasiswa ITB, adalah mahasiswa Indonesia pertama yang magang di Google di Google Headquarter di Mountain View, California. Masa magangnya adalah dari tanggal 31 Mei hingga 2 September 2016.

Vincent - Magang di Google
Vincent – Mahasiswa ITB yang Magang di Google (via hai-online.com)

Menurut keterangan Vincent, setelah lolos administrasi online, Google melakukan setidaknya delapan kali interview selama dua bulan. Proses interview ini dilakukan melalui Google Hangout dengan engineer Google yang berbeda-beda.

“Saya ditanya gimana caranya bikin Google Translate dan google Docs. Saya diminta menjelaskan gimana cara menyimpan database-nya, pakai MySql, Nosql, atau Memcahed; serta bagaimana cara meningkatkan performa,” ujar mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2013 ini.


Baca Juga: Kompetisi Google: Rp 2,6 M Untuk Pembobol Android 7.0 Nougat!


Vincent juga menambahkan bahwa melalui Google Hangout, mereka melakukan test coding dengan melihat langsung proses yang dilakukan olehnya. Satu kali sesi interview, dapat menghabiskan waktu 45-60 menit.

How to apply?

Jika kamu tertarik untuk magang di Google, sering-seringlah mengecek halaman Google Career. Ada banyak sekali lowongan magang yang dapat kamu apply secara online. Vincent mengatakan bahwa bergabung dengan Indo2SV menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kemampuannya.

2. Twitter
Rupanya, Twitter juga membuka kesempatan magang bagi mahasiswa di musim panas. Adalah Tri Ahmad Irfan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI, yang telah merasakan dua kali pengalaman magang di perusahaan internasional. Kerennya, dia mendapatkan kesempatan magang di kantor pusat Twitter, San Francisco, AS. Wow!

Tri Ahmad Irfan - Magang di Youtube
Tri Ahmad Irfan – Mahasiswa UI yang Magang Dua Kali di Twitter

Menurut Irfan, dia mulai mendaftar untuk pertama kalinya, sekitar bulan November 2014 dan melalui proses wawancara pada bulan Januari hingga Maret 2015. Namun, dia tidak melakukan proses panjang tersebut pada kesempatannya yang kedua. Twitter lansung menghubunginya untuk menawarkan program magang tersebut.

Bagi mahasiswa di luar Amerika, Irfan menggarisbawahi bahwa peluang magang paling besar adalah di bidang programming dan product design. Jika peserta magang dianggap bagus, Twitter akan memanggil lagi untuk menjadi peserta magang di tahun berikutnya. Begitu pula Irfan yang telah dua kali menjadi Software Engineering Intern.

How to apply?

Menurut pengalaman Irfan, pendaftaran melalui Twitter dilakukan dengan mengirimkan resume atau Curriculum Vitae (CV) ke pihak Twitter pusat. Irfan sendiri mendaftarkan diri melalui teman yang dikenalnya melalui Indo2SV di Silicon Valley. Tips yang dapat dipetik dari Irfan adalah bergabung di program online mentorship bernama Indo2SV dapat membuka peluang tersebut.

Indo2SV adalah program mentoring yang diprakarsai oleh para pekerja Sillicon Valley asal Indonesia. Membawa misi untuk memberi peluang para ahli #teknologi di Indonesia, program mentorship tersebut menjadi wadah rekrutment potensial bagi mereka yang ingin berkarir di kancah internasional.

Singkat cerita, Irfan mengikuti program mentoring yang dilakukan secara online via Skype selama tiga bulan. Dan setelah menyelesaikan program, ia mulai mendaftar ke beberapa perusahaan di Silicon Valley dengan sistem referral.

3. Youtube

Magang di Youtube - Magang di Perusahaan Internasional

Di bulan November 2016, Youtube secara resmi dibeli oleh Google, Inc. Dari halaman thebalance, Youtube mengatakan bahwa peserta magang dapat merasakan sensasi bekerja layaknya di kantor Google.

Seperti kedua perusahaan lainnya, Youtube mencari mahasiswa dengan kemampuan teknologi yang tinggi, kreatif, mampu menganalisa dengan cermat, dan memiliki problem solving yang win-win solution. Youtube juga mengadakan tes interview untuk melihat bagaimana kamu menyelesaikan permasalahan secara real-time.


Baca Juga: Lebih Dekat Dengan Marcello Barenghi, Youtuber Penyihir Sampah!


Saat ini, informasi mengenai program magang di Youtube tidak terlalu banyak. Namun, tentu saja kamu tetap dapat memasukkannya dalam daftar tempat magang di perusahaan internasional impianmu, ya, Gengs.

How to apply?

Jika kamu tertarik magang di Youtube, buatlah resume terbaikmu, pergilah ke halaman Google Career, dan carilah “California – San Bruno (YouTube)”. Atau kamu juga bisa mengunjungi Youtube Career untuk membaca dan menemukan informasi lebih lanjut.

Bagaimana gambaran magang di Silicon Valley?

Beberapa waktu lalu, VOA Indonesia di Amerika Serikat mendapat kesempatan untuk mewawancari Veni Johanna. Menurutnya, perekrut mencari para calon magang yang memiliki kemauan belajar, potensi dan mau berkembang, kemampuan problem solving, serta keterampilan teknik dasar (algoritma dan dasar coding).

Tertarik untuk bergabung dan merasakan sensasi magang di sana, Gengs? Mengingat jangka waktu magang di perusahaan internasional yang lama, ada baiknya jika kamu memikirkan kembali prioritasmu, ya. Tetap berkonsultasilah dengan orangtua jika kamu menjadi satu yang beruntung di antara jutaan pelamar  😎

SHARE

LEAVE A REPLY