Teknologi Baterai Super Ini Mampu Bertahan Hingga 400 Tahun Lebih!

Teknologi Baterai Super Ini Mampu Bertahan Hingga 400 Tahun Lebih!

1611

Superman ada diantara manusia, bagaimana dengan Super-Baterai? Mungkin Teknologi baterai super ini bisa jadi solusi atas rangkaian insiden baterai yang sering meledak belakangan ini.

Kreasitekno.com — Grup peneliti dari Universitas California Irvine (UCI) secara tak sengaja menciptakan baterai super yang memiliki kemampuan di atas rata-rata baterai biasa. Teknologi baru pada baterai ini mampu mendukung hingga 200 ribu siklus charge. Tak hanya gadget, bahkan baterai ini mampu memasok daya dalam skala yang jauh lebih besar seperti mobil dan rumah.


Baca Juga: Kepala Ayam Ini Jadi Inspirasi Perusahaan-Perusahaan Smartphone dan Mobil Ternama!


Seperti yang dilansir dalam Neowin, penemuan baterai super ini menjadi sebuah terobosan baru terkait dengan baterai yang bisa diisi ribuan kali lipat tanpa perlu adanya penggantian. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk tes yang dilakukan selama tiga bulan. Menurut peneliti, dari hasil percobaan yang telah dijalani, baterai ini menghasilkan rata-rata efisiensi Coulombic hingga sebesar 94-96 persen. Rekaman data pengujian juga menunjukkan tidak adanya kehilangan kapasitas ataupun energi serta tanpa patahan kawat nano apapun.

nanobattery baterai super

Mya Le Thai, pimpinan proyek tim, tak lain adalah seseorang yang mengembangkan teknologi nanobattery ini. Kandidat doktoral UCI ini melapisi satu set kawat nano emas pada manganese dioxide, kemudian menerapkannya dengan gel elektrolit. Umumnya performa kawat nano tersebut akan mengalami penurunan setelah mengalami pengujian pada kisaran 8000 cycle. Sifatnya yang sensitif dan rapuh menjadikan kawat ini mudah terbakar ataupun rusak akibat beban daya yang berlebihan.


Baca Juga: Lagi, Galaxy Note 7 Meledak dan Memakan Korban!


Seperti yang diungkapkan Reginald Penner, pimpinan Departemen Kimia UCI, mulanya Mya hanya “iseng” dengan melapisi seluruh bagian set kawat tersebut dan kemudian mengujinya. Namun setelah diuji, baterai tersebut ditemukan lebih mampu bertahan lama dan hampir utuh. Para peneliti menduga bahwa gel elektrolit yang melapisi kawat nano itulah yang menjadi faktor utama dari “insiden” ini sehingga membuat baterai dapat bertahan jauh lebih lama.

nanobattery baterai super

Umumnya, baterai yang biasa digunakan pada beberapa perangkat memiliki beberapa ratus siklus charge, tapi dengan teknologi yang diterapkan pada baterai ini, diperkirakan perangkat bisa bertahan setidaknya hingga 400 tahun. Meski demikian, teknologi nanobattery ini masih dalam tahap pengembangan dan membutuhkan waktu yang lama sebelum produsen benar-benar menggunakan baterai ini secara komersial. Namun jika suatu saat baterai ini telah beredar di pasaran, maka bisa dipastikan akan mampu membawa perubahan yang amat besar khususnya dalam dunia teknologi.

Benar-benar luar biasa ya. Bayangkan jika baterai ini terpasang di smartphone­­-mu, mestinya kamu tak perlu susah-susah menggantinya karena takut soak atau nge-drop. Bahkan bisa jadi gadget-mu yang rusak duluan daripada baterai yang ada di dalamnya. ^^

SHARE

LEAVE A REPLY