Banyak Memiliki Akun Media Sosial Bisa Meningkatkan Stres!

Banyak Memiliki Akun Media Sosial Bisa Meningkatkan Stres!

464
media sosial menyebabkan stress

Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak menggunakan sosial media bisa meningkatkan stres, depresi, dan kecemasan. Apa sebabnya?

Kreasitekno.com — Jika dihitung-hitung, sudah berapa banyak media sosial yang muncul saat ini? Dimulai dari empunya, yakni Friendster dan Facebook, kemudian disusul dengan Twitter, Instagram, Snapchat, Google Plus, Reddit, Tumblr, LinkedIn, Flicker, Pinterest, dan masih banyak lagi lainnya. Apakah kamu termasuk diantara pengguna media sosial tersebut? Kami yakin banyak sekali orang-orang di luar sana yang menjadi sosmed maniac dengan mempergunakan hampir semua jenis media sosial yang ada. Ya, bukan hanya punya 2 atau 3 akun, bisa jadi mereka memiliki lebih dari 8 akun yang digunakan secara bersamaan untuk sekedar bisa berinteraksi dengan orang-orang di dunia maya.


Baca Juga: 10 Negara dengan Kecepatan Internet Rata-Rata Tertinggi di Dunia


Tiada hari tanpa interaksi. Dan media sosial adalah satu diantara bentuk interaksi yang mendatangkan manfaat positif. Namun seperti yang kita ketahui bahwa semua hal jika dilakukan berlebihan pasti akan berdampak buruk, sekalipun hal tersebut sifatnya positif. Termasuk dalam hal ini ialah media sosial dimana saat digunakan secara berlebihan malah mengganggu kesehatan mental penggunanya.

social-media-stress

Berdasarkan sebuah penelitian, terungkap bahwa generasi yang terlahir antara tahun 1981 sampai 1997 dimana memiliki banyak akun media sosial menjadi rentan pada gangguan kecemasan, stres, maupun depresi. Tapi mengapa generasi tersebut yang dipilih? Brian A. Primack, MD, dari Pusat Penelitian Media, Teknologi dan Kesehatan, University of Pittsburgh menuturkan bahwa para generasi yang berusia 19-35 tahun adalah yang paling banyak menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang menggunakan 7 atau lebih platform media sosial memiliki risiko gangguan kecemasan dan gejala depresi tiga kali lipat dibandingkan dengan mereka yang hanya menggunakan 2 akun media sosial atau tidak sama sekali.

media sosial menyebabkan stres

Primack menjelaskan bahwa penggunaan media sosial yang terlalu banyak membuat seseorang menjadi multitasking karena setiap platform media sosial memiliki aturan yang berbeda-beda. Namun multitasking di sini tidak diartikan secara positif, karena menurutnya kesibukan membangun koneksi di sejumlah akun media sosial yang berbeda bisa merusak suasana hati dan memicu emosi negatif seperti stres. Sedangkan mereka yang fokus hanya pada satu atau dua akun media sosial tidak akan menerima dampak yang serupa.

Jadi, ada baiknya kita menggunakan media sosial secukupnya saja. Jangan terlalu banyak memiliki akun di berbagai tempat—apalagi akun palsu di tempat yang sama. Dengan demikian, bisa dijamin hati akan lebih tenang dan terhindar dari stres. Bukankah begitu?

SHARE

LEAVE A REPLY