Situs Telkomsel Diretas, Berikut Ini Tuntutan Sang Hacker

Situs Telkomsel Diretas, Berikut Ini Tuntutan Sang Hacker

577
Situs Telkomsel Diretas

Kreasitekno.com – Pagi ini situs resmi milik perusahaan telekomunikasi selular terbesar di Indonesia Telkomsel dengan alamat website http://telkomsel.com/ menampilkan pesan “We Apologize, the website is under maintenance”. Disinyalir situsnya menjadi menampilkan keterangan website sedang dalam maintanance tersebut sebabkan ulah hacker yang tidak puas dengan layanan telkomsel selama ini.

Saat tulisan ini dibuat, pengguna internet yang mengetikan kata telkomsel atau telkomsel.com pada halaman pencarian google masih menampilkan kutipan tuntutan dari sang peretas.

gambar : google.co.id

Bahkan pada beberapa saat sebelumnya, saat pengunjung membuka situs tersebut tampilan secara keseluruhan berubah menjadi halaman hitam berisi logo hacker di atasnya serta ungkapan peretas yang bernada kasar menuliskan ketidakpuasannya menggunakan layanan seluler Telkomsel.

Berikut gambar tututan yang diutarakan :

gambar : telkomsel.com

Dalam tulisan tersebut, peretas menuturkan layanan internet Telkomsel yang dianggap memberatkan para pengguna di Indonesia. Diantaranya pada paket data yang ditawarkan berdasar pembagian jaringan 2G/3G/4G serta tambahan layanan yang anggapannya tidak dibutuhkan yakni video streaming lewat situs HOOQ Dan VIU.


Baca Juga : Ups, Google Pixel Berhasil Dibobol Kurang dari 1 Menit!


Adita Irawati yang saat ini menjabat sebagai Vice President Corporate Communication dari Telkomsel angkat bicara dengan menyampaikan permintaan maaf atas apa yang terjadi, perbaikan pun sedang di upayakan untuk mengembalikan kondisi situsnya menjadi sedia kala.

Sementara waktu untuk pelanggan Telkomsel yang membutuhkan informasi mengenai produk ataupun layanan lainnya disarankan untuk mengakses saluran lain yang masih bisa diakses seperti dengan menghubungi Call Center, lewat aplikasi My Telkomsel, atau dengan mendatangi kantor GraPARI Telkomsel secara langsung.

SHARE

LEAVE A REPLY