Shutterstock Berterimakasih Kepada Google Terkait Watermark Foto

Shutterstock Berterimakasih Kepada Google Terkait Watermark Foto

339
Shutterstock Berterimakasih Kepada Google

Beberapa hari yang lalu Google memberikan wejangan kepada para fotografer professional maupun pihak yang memiliki kepentingan atas publikasi foto atau gambar melalui media online.

Wejangan tersebut sekaligus pembuktian Google bahwa watermark pada foto atau gambar dapat dihilangkan secara masal dan otomatis.

Dengan teknik khusus Google mencontohkan hasil oprekannya dan watermark bisa hilang sama sekali. Dalam sebuah artikel panjang “Making Visible Watermarks More Effective”, bersamaan dengan pembuktian itu Google juga memberikan solusi yang lebih efektif dalam mengantisipasi ulah nakal penghapusan watermark.


Baca Juga Google Tunjukkan Cara Hapus Watermark Foto, Untuk Apa?


Aksi ulang nakal penghapusan watermak sering kali dilakukan oleh pembajak dan yang menjadi korbannya adalah para penyedia layanan foto berbayar seperti Shutterstock.

Dalam merespon itikat baik Google, Shutterstock langsung mengambil aksi. Dan itu tak butuh waktu lama, hanya rentang seminggu setelah Google mempublikasi pengumuman di atas. Langkah yang diambil oleh Google tersebut terbukti menjadi dewa penolong bagi penyedia layanan foto berbayar.

Seperti yang disarankan oleh Google tentang pemberian nilai inkonsistensi, juga diterapkan oleh Shutterstock. Hal ini disampaikan langsung oleh Shutterstock CTO Martin Brodbeck, seperti yang dikutip dari The Next Web, Rabu (23/8/2017), bahwa “Yang menjadi tantangan disini adalah melindungi gambar tanpa menurunkan kualitasnya.” “Mengganti kegelapan dan lokasi watermark saja tidak membuat gambar jadi lebih aman, akan tetapi mengganti geometrinya bisa.”

Untuk penerapannya, para teknisi Shutterstock telah membuat sebuah teknologi watermark canggih yang mampu melawan algoritma dengan menyisipkan sebuah inkonsistensi secara teliti pada pola watermark.

Parameter keberhasilannya sangat jelas, yaitu ketika teknologi tersebut mampu mengalahkan software Google yang digunakan dalam uji coba seperti di atas. Konon, Shutterstock mampu membuat sebuah metode mesin pembelajaran (machine learning) yang sanggup melakukan itu semua.


Baca Juga Google dan MIT Berhasil Membuat Algoritma Machine Learning Penyempurna Foto


Hasilnya cukup mengesankan. Watermark yang dihasilkan berbeda pada satu gambar dan gambar lainnya. Dan itu merupakan sebuah inkonsisensi yang tidak gampang dihilangkan oleh teknologi seperti yang dikhawatirkan oleh Google. Brodbeck menambahkan bahwa dengan membuat watermark berbeda pada setiap gambar akan sangat sulit dicari konsistensinya.

SHARE

LEAVE A REPLY