Samsung Kembangkan Baterai yang Bisa diisi Penuh Dalam 12 Menit

Samsung Kembangkan Baterai yang Bisa diisi Penuh Dalam 12 Menit

186
Samsung Kembangkan Teknologi Baterai

Masih beberapa tahun belakangan ini saja smartphone mampu dicharge dalam waktu singkat untuk bertahan hidup seharian penuh. Sebelumnya smartphone butuh waktu pengisian baterai hingga berjam-jam agar dapat tersisi penuh, dengan total lama waktu penggunaan yang relatif sama atau lebih singkat.

Tanpa tahu apa proses dibalik penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan, hanya dengan beberapa tahun saja kita sudah bisa menikmati kecanggihan teknologi baterai seperti halnya fast charging ataupun wireless charging. Smartphone yang memiliki fitur fast charging hanya butuh waktu sekitar 1 jam atau kurang untuk melakukan pengisian daya baterai secara penuh.

Tradisi dalam pengembangan teknologi menuntut adanya perubahan cepat, karena inilah ilmuan terus memeras otak agar teknologi yang sudah ada atau yang sudah tampak di depan mata segera dapat dikembangkan atau diwujudkan.

Sebuah laporan ilmiah kembali menggedor pintu perubahan yang diterbitkan oleh Nature.com, yang menyatakan bahwa Samsung Electronics telah berhasil membuat apa yang kita sebut sebagai ‘teknologi baterai masa depan.’

Seperti yang dilaporkan, penemuan tersebut digagas oleh Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) dengan memanfaatkan senyawa “graphene ball” untuk merubah LIBs (lithium-ion batteries) menjadi lebih tahan lama dalam menyiman daya serta lebih cepat diisi.

Dikatakan bahwa teknologi baru tersebut dapat meningkatkan kapasitas baterai hingga 45% dan pengisian lima kali lebih cepat. Teknologi baterai Li-ion yang sudah ada dipasaran masa kini sudah ada yang dapat diisi penuh dalam waktu 1 jam. Kabarnya, berkat “graphene ball” baterai hanya butuh waktu 12 menit untuk diisi penuh.

Lebih menarik lagi, temuan baru tersebut bisa diaplikasikan untuk kendaraan elektrik, dengan alasan kuat terhadap panas hingga 60 derajat Celsius.


Baca Juga Smartphone Baterai Jumbo Ulefone Power 3, On Hingga 4 Hari !


Samsung telah mematenkan temuanya di Korea Utara dan Amerika akan tetapi belum ada kabar kalau Samsung segera mengaplikasikan temuan tersebut ke dalam smartphone mereka dalam waktu dekat. Kemungkinan masih butuh beberapa tahun lagi agar teknologi tersebut dapat diaplikasikan untuk keperluan atau kalangan yang lebih luas.

SHARE

LEAVE A REPLY