Robot Rumahan Bisa Dihack Untuk Memata-Matai dan Menyerang Pemilik

Robot Rumahan Bisa Dihack Untuk Memata-Matai dan Menyerang Pemilik

313
Robot Rumahan

Peran robot sekarang mulai dilirik sebagai konsumsi produk rumahan. Sebut saja Pepper, sebuah robot humanoid buatan SoftBank, pabrik robot asal Jepang.

Pepper diluncurkan untuk konsumsi publik sejak 20 Juni 2015 di Jepang. Robot penyapa tersebut memiliki kemampuan membaca ekspresi dan emosi pemilik rumah. Tentunya bukan membutuhkan waktu yang sedikit untuk membuat robot tersebut benar-benar berguna jika ditempatkan dirumah. Setelah robot-robot seperti Pepper tersebut benar-benar ada dan bisa digunakan, ternyata harus ada antisipasi lebih lanjut agar mereka benar-benar aman digunakan.

Para peneliti dari IOActive asal Seatlle menemukan celah yang tidak main-main. Seperti yang dicontohkan tadi (robot Pepper) ternyata bisa disusupi hacker. Jika sudah demikian, robot-robot tersebut bisa dikendalikan dari jauh dan dimanfaatkan untuk hal-hal yang merugikan. Ini bisa jadi alat mata-mata yang sempurna. Bahkan robot tersebut bisa diberi instruksi untuk mencederai pemiliknya.

Berikut adalah contoh yang diperagakan oleh IOActive terhadap robot UBTech Alpha 2 dengan menginstruksikan robot tersebut secara wireless.

Dalam demonstrasi tersebut mungkin tidak terlalu membahayakan karena Alpha 2 hanya bisa menusuk tomat dengan obeng dari jarak sangat dekat, dan ia tidak bisa melangkah lebih jauh. Hal tersebut bisa jadi sangat berbeda melihat perkembangan robot kian hari kian cepat dan canggih. Ditambah lagi oleh penemuan IOActive, bahwa meskipun robot tersebut dibuat oleh perusahaan besar, ternyata tidak ada sistem imun khusus terhadap serangan seperti itu.

Baca Juga :

Bersamaan dengan demonstrasi pembajakan (hacking) terhadap robot Alpha, Pepper dan Nao (salah satu produk milik SoftBank), para peneliti juga sempat mengintegrasikan robot tersebut dengan lengan robot buatan Universal Robotics. Ternyata hasilnya sangat mengejutkan karena lengan robot buatan Universal Robotics tersebut mampu menimbulkan luka serius terhadap manusia.

Ini merupakah hal serius yang harus dipikirkan bersama-sama agar robot-robot rumahan seperti yang disebutkan tadi memiliki kekebalan dan sistem keamanan khusus terhadap serangan hacker. Karena jika aplikasinya sudah melebar, seperti di dunia militer, maka efek yang ditimbulkan bisa sangat membahayakan.

Sumber : theverge

SHARE

LEAVE A REPLY