Review The Way of Life: Rasakan Perjalanan Hidup Melalui Tiga Sudut Pandang...

Review The Way of Life: Rasakan Perjalanan Hidup Melalui Tiga Sudut Pandang Yang Berbeda!

236
Review The Way of Life
Review The Way of Life
Review The Way of Life
Review The Way of Life

KreasiTekno.com – Ketika anda masih anak-anak, bagaimana kehidupan anda? Bagaiamana anda melihat dunia ini? Samakah dengan cara anda melihat dunia saat ini? Contohnya, anda sering bermimpi buruk tentang monster yang menghantui anda. Namun, apakah pengalaman tersebut anda alami sampai saat ini? Pasti diantara anda banyak yang tidak, ada juga yang sudah lupa. Game ini, The Way of Life, akan memberi anda pengalaman dan perasaan baru yang tak mungkin mudah terlupakan!

The Way of Life merupakan game indie first person adventure yang diterbitkan oleh CyberCoconut pada tanggal 30 Desember 2014 di Steam Store dan dibuat menggunakan Unity Engine Personal Edition. Game ini pertama dibuat pada Global Game Jam 2014 dan masih berupa Early Access, artinya isi nya masih sangat terbatas, karena masih dalam perkembangan.

The Way of Life menceritakan tentang perjalanan hidup melalui tiga sudut pandang yang berbeda, yaitu sebagai anak-anak, pekerja kantoran, dan orang tua. Pemain akan bermain sebagai ketiga orang tersebut, dan tiap karakter memiliki cerita yang unik, berbeda, dan tentu saja, meninggalkan kesan yang sangat mengena. Contoh, ketika sebagai anak-anak, pemain akan melihat bagaimana anak-anak melihat dunia dan pola pikirnya, begitu pula dengan pekerja kantoran dan orang tua. Anak-anak bermimpi buruk tentang monster, pekerja kantoran bermimpi buruk tentang keluarganya yang dalam bahaya, dan orang tua bermimpi buruk tentang kematian yang mendekatinya perlahan-lahan.

Namun, cara bermain dan persepsi pemain dapat memberikan akhir yang berbeda pada tiap karakter, seperti halnya kehidupan sebenarnya. Ketika kita dihadapkan pada suatu masalah, ada beberapa cara kita dapat menanganinya. Begitula The Way of Life, pemain bisa memperoleh ending yang berbeda pada tiap level. Bagaimana persepsi anda terhadap lingkungan sekitar dan dunia? Anda dapat mencobanya di game ini.

Review The Way of Life
Review The Way of Life

Sangat disayangkan, game yang indah dan memukau seperti ini masih hanya memiliki dua level, dengan ketiga karakter tiap levelnya. Alasannya, karena developer masih mengembangkan game ini. Walaupun begitu, hal ini tidak menghalangi pemain untuk dapat merasakan apa yang disampaikan oleh game ini. Dua level dan game ini bisa menyampaikan pesan yang seindah dan bermakna seperti ini, bagaimana kelanjutannya?

Uniknya lagi, tiap karakter memiliki penglihatan dan tingkah laku yang berbeda. Penglihatan anak-anak berwarna-warni, menunjukkan bahwa anak-anak masih ceria dan imajinatif. Berbeda dengan pekerja kantoran, penglihatannya berwarna hitam putih, menunjukkan bahwa pekerja kantoran telah kaku dan tidak dapat melihat keindahan dunia, hanya bertahan hidup yang dipikirkan. Anak-anak dapat berjalan dengan cepat, berbeda dengan orang tua, orang tua berjalan lambat dan penglihatannya untuk melihat sekitarnya sangan lambat. Developer The Way of Life benar-benar memikirkan karakteristik tiap karakter-karakter ini.

Namun, saya tidak menyarankan game ini apabila anda bukan penggemar game yang daya tariknya terdapat di story. The Way of Life memang memiliki short storyline yang menarik, namun game ini sangat kurang interaktif. Beberapa dari anda dapat mendapati game ini membosankan. Berjalan, menekan tombol ‘E’, kemudian berjalan lagi, hanya itu.

Dari skala 1 sampai 10, saya menilai game ini 7. Cerita yang benar-benar mengena dan mengharukan, dan art style yang unik, namun kurangnya interaksi pemain dengan game, adalah mengapa saya memberi game ini 7. Banyak sekali yang perlu diperbaiki di game ini, mulai dari User Interface nya, menambahkan cerita, dan aksi yang dapat dilakukan pemain. Namun, untuk game gratis, The Way of Life layak untuk dicoba para pemain yang menggemari heartwarming game. Anda dapat mengunduh game ini di Steam Store gratis.

 

 

SHARE

LEAVE A REPLY