Review Tales of Zestiria: RPG Dengan Gameplay Menarik Dan Fitur Yang Melimpah

Review Tales of Zestiria: RPG Dengan Gameplay Menarik Dan Fitur Yang Melimpah

353
Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria

KreasiTekno.com – Menilai Tales of Zestiria adalah hal yang cukup sulit. Di satu sisi, game RPG ini berkali – kali membuat para gamer pecinta genre RPG merasa kesal karena hal – hal aneh dan bodoh sepanjang permainannya. Namun di sisi lain game Tales ini juga tidak bisa dibilang bahwa ini merupakan game yang buruk atau jelek. Tales of Zestiria sendiri memang merupakan game yang cukup menyebalkan, tetapi banyak sekali gamer menyukai game RPG yang satu ini.

Ada banyak sekali momen momen keren yang akan kamu temui didalam game RPG yang satu ini, tetapi momen tidak keren dan aneh yang muncul juga tak kalah banyaknya. Saya sangat yakin banyak sekali orang – orang yang sangat menyukai game ini, tetapi saya sebagai gamer juga maklum apabila ada orang yang membenci Tales of Zestiria habis – habisan karena hal hal aneh dan agak menjengkelkan pada permainannya.

Tales of Zestiria  sendiri bercerita tentang sebuah dunia di mana manusia hidup bersama dengan roh – roh spiritual yang disebut sebagai seraph. Pada zaman dahulu kala, manusia dan roh spiritual seraph hidup berdampingan. Manusia memuja para roh spiritual sebagai dewa – dewi, dan sebagai gantinya atau bisa dikatakan timbal baliknya, maka para seraph memberkati manusia dengan kedamaian dan kekayaan alam yang berlimpah ruah.

Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria

Seiring berjalannya waktu, manusia menjadi semakin pintar dan juga mandiri. Menyebabkan semakin lama semakin sedikit pula manusia yang bergantung pada sang roh spiritual, dan kepercayaan manusia terhadap seraph pun perlahan mulai ditinggalkan. Saat ini seraph hanya tinggal legenda saja, bahkan manusia sudah tidak bisa melihat sang roh spiritual seraph lagi.

Di era yang dengan persaingan yang sangat keras ini, hiduplah seorang pemuda yang bernama Sorey. Ia memiliki kemampuan melihat sang seraph, dan ditakdirkan untuk menjadi seorang yang berjulukan sebagai juru selamat yang disebut Shepherd (penggembala). Dikisahkan bahwa seorang Shepherd akan muncul ketika dunia sedang dalam keadaan kacau balau  untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar.

Sayangnya misi Sorey tak berjalan semulus yang dia bayangkan . Ada orang – orang yang ingin memanfaatkan kekuatan dari Shepherd demi hasrat pribadinya. Ada juga orang –  orang yang tidak percaya akan ajaran Sorey sang Shepherd. Sorey pun terjebak diantara sebuah misi, politik dan juga peperangan, serta hubungan antar manusia yang begitu kompleks.

Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria

Tales of Zestiria sendiri mungkin adalah sebuah bentuk eksperimen dari sang developer Bandai Namco untuk membuat Tales yang agak bercorak kebarat – baratan. Ini bisa dilihat dari dibuatnya dunia RPG yang menyerupai open world, cerita yang cukup menyentuh gray morality, dan sistem loot item yang lebih mirip RPG barat dari pada Japanese RPG.

Eksperimen ini bisa dibilang cukup berhasil, tetapi juga cukup menyusahkan dan menyebalkan . Dunia yang sangat luas itu artinya banyak sekali tempat untuk dieksplor dan juga perlu penjelajahan , tapi kamu akan menghabiskan banyak sekali waktu dengan hanya sekadar untuk berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya. Ada fitur fast travel, tapi kamu harus membayar dengan uang yang terbilang cukup mahal. Berkeliling dari satu kota ke kota lain hanya untuk menyelesaikan side quest bisa membuatmu jatuh miskin dan stress!, lumayan mengesalkan bukan.

Secara keseluruhan, game RPG garapan Bandai Tales of Zestiria ini bukanlah game yang terbilang jelek. Ceritanya cukup menarik, unik , dan pertarungannya cukup seru untuk dinikmati para pecinta game RPG. Sayangnya hal ini terganggu oleh banyaknya elemen – elemen gameplay yang aneh dan juga cukup menyebalkan.

Review Tales of Zestiria
Review Tales of Zestiria

Walaupun banyak sekali hal yang dikeluhkan oleh para gamer terhadap game yang satu ini, saya sendiri sangat menyukai dengan game RPG yang satu ini. Mungkin main Tales of Zestiria bisa diibaratkan seperti kita memakan kuaci, kulitnya sulit sekali untuk dikupas, rasanya sih biasa saja, isinya sedikit dan tidak bikin kita kenyang, tetapi entah kenapa kalau sudah mulai makan susah untuk berhenti, mungkin karena jalan ceritanya yang cukup unik dan juga menarik untuk terus didikuti.

Beberapa kelebihan pada game Tales of Zestiria  :

  • Tampilan grafis yang cukup indah walaupun agak low – poly.
  • Pertarungan yang cukup seru dan kualitas item berbanding lurus dengan tingkat kesulitannya.
  • Banyak sidequest dan juga skit yang cukup menarik
  • Soundtrack yang very cool ! Terutama pada lagu – lagu karangan Go Shiina

Beberapa kekurangan pada game Tales of Zestiria :

  • Penyampaian cerita kadang kurang baik.
  • Lagu opening dari Superfly dihilangkan pada versi Inggris.
  • Tidak ada tombol shortcut untuk urusan skill ! Oh you kidding me!
  • AI teman benar benar bodoh. Fitur Command sama sekali tak membantu player.
  • Porsi cerita Alisha terlalu sedikit atau bisa dibilang juga sangat sedikit.
  • Versi game ini pada PC memiliki beberapa bug minor yang cukup menyebalkan .

Steam Price    : Tales of Zestiria, Rp. 570.000
PS Store Asia : Tales of Zestiria (PS4), Rp800.000
PS Store US   : Tales of Zestiria (PS4), $59,99 yaitu sekitar Rp819.000
PS Store US   : Tales of Zestiria (PS3), $49,99 yaitu sekitar Rp680.000

SHARE

LEAVE A REPLY