Rencana Apple ‘Go Green’ Dengan Produksi Smartphone Dari Bahan Daur Ulang

Rencana Apple ‘Go Green’ Dengan Produksi Smartphone Dari Bahan Daur Ulang

183
Rencana Apple ‘Go Green’

Ditengah hiruk-pikuk produksi masal perangkat elektronik yang kemudian hari pasti membawa dampak negatif terhadap keseimbangan lingkungan, terdengar kabar bahwa Apple ingin menjadi pelopor produsen elektronik ramah lingkungan.

Apple ingin menjadikan produk-produknya ‘lebih hijau’, terlihat dari berbagai usaha dalam meningkatkan kebijakannya selama ini.

Akhir-akhir ini Apple gencar melakukan kampanye program ramah lingkungan melalui berbagai event. Pesan yang selalu disampaikan adalah bagaimana tim yang dimilikinya mampu mengurangi polusi  serta meningkatkan program daur ulang.

Sebagaimana dikutip dari Bgr, 24 November 2017, sang produsen raksasa smartphone tersebut kembali menegaskan misinya untuk membuat iPhone dan Macbook dari bahan daur ulang serta dari beberapa material baru seperti bioplastik.

Lisa Jackson, sang Vice President of Environment, Policy and Social Initiatives (Apple) mengatakan kepada News.com.au dalam sebuah interview mengatakan bahwa “Apa yang telah kami komitmeni untuk dilakukan adalah 100 persen mendaur ulang bahan materi untuk memproduksi produk-produk kami.” “Selama yang saya ketahui, kita adalah satu-satunya perusahaan yang berusaha mewujudkan misi tersebut.

Banyak orang membicarakan daur ulang produk elektronik, akan tetapi mereka bahkan tidak memakai produk daur ulang tersebut  ke dalam bentuk produk elektronik baru,” Jackson menambahkan.

Mengingat volume produksi dan jumlah penjualan Apple yang begitu besar setiap tahunnya, produksi dari bahan daur ulang bukanlah tugas mudah. Akan tetapi Apple benar-benar ingin “berhenti menambang bumi sama-sekali”, tegas Jackson.

Apple pernah mendapatkan pujian dari organisasi Amnesty International sebagai perusahaan yang sangat bertanggung jawab dalam menambang kobalt, jenis mineral yang digunakan untuk membuat baterai. Selama ini Apple mendatangkan kobalt dalam kapasitas besar dari Kongo untuk mentenagai semua gadgetnya.


Baca Juga Warga Bekasi Berhasil Daur Ulang Limbah Elektronik Jadi Power Bank


Apple sangat sadar bahwa aktifitas penambangan tersebut dimana sebagian besar dimesini oleh tangan manusia dilakukan pada lingkungan berbahaya. Awal tahun ini Apple mendeklarasikan ‘stop’ penambangan kobalt secara manual di negara tersebut.

Materi daur ulang tersebut rencananya akan dibuat untuk memproduksi iPhone dan MacBook. Belum diketahui produk spesifik apa yang nantinya akan dibuat menggunakan materi daur ulang.

SHARE

LEAVE A REPLY