Kini Ponsel China Tidak Lagi Dikenal sebagai “Barang Murahan”

Kini Ponsel China Tidak Lagi Dikenal sebagai “Barang Murahan”

709
Ponsel China

Saat ini berbagai vendor ponsel China mulai mengubah pola pergerakannya dengan meningkatkan kualitas dan pelayanan yang terbaik. Lantas bagaimana dengan nasib “ponsel murah” ke depannya?

Kreasitekno.com – Belakangan ini hampir semua vendor gadget asal China mulai mengembangkan sayap bisnisnya ke arah ponsel premium. Kebanyakan produk-produk smartphone yang mereka rilis tidak lagi mengusung konsep murah dengan kualitas yang pas-pasan, tapi sudah menuju ke arah pasar yang mampu bersaing dengan vendor sekelas Samsung dan Apple. Agaknya masyarakat juga mulai sadar dengan “kekuatan” produk-produk China yang pada mulanya dikenal “murahan dan gampang rusak”. Aneka brand ponsel China seperti Oppo, Vivo, dan Huawei benar-benar telah membuktikan dirinya di kancah persaingan melawan Samsung yang notabene merupakan “raja smartphone” menguasai pasar Indonesia.


Baca Juga: Tak Terima Diejek Pemilik Toko iPhone, Pria Ini Hancurkan Toko! (VIDEO)


Sayangnya, Xiaomi tidak lagi masuk dalam daftar tersebut. Padahal Xiaomi beberapa tahun lalu bisa dikatakan sebagai pioner perubahan dari ponsel China yang awalnya “murahan” menjadi “berkualitas” dengan banderol harga yang tetap murah meriah.

daftar-hp-china-terbaik-tahun-ini

Berdasarkan informasi terbaru dari Bloomberg Business Week pada Selasa (25/10/2016), Oppo, Vivo, dan Huawei telah menguasai sekitar 40 persen pasar penjualan smartphone di seluruh dunia dengan harga di atas 500 dolar AS, atau sekitar Rp 6,5 juta. Jessie Ding selaku analis dalam lembaga riset pasar Canalys juga menyatakan bahwa saat ini konsumen lebih mempertimbangkan kualitas dan layanan yang baik daripada sekadar harga murah. Dan tampaknya Xiaomi tidak terhitung dalam ekspektasi konsumen khususnya dari segi pelayanan, karena memang vendor ini tidak menyediakan gerai resmi.

melihat-pabrik-smartphone-made-in-indonesia-milik-oppo

Ketiga vendor raksasa (Oppo, Vivo, dan Huawei) ini berencana akan kembali mengembangkan ekspansi ke seluruh dunia pada 2017 mendatang. Selain brand yang telah disebutkan di atas, masih lagi ada beberapa vendor lainnya seperti LeEco, ZTE, dan Lenovo yang diprediksi akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.


Baca Juga: Awas Emak-Emak Naik Matic, Mobil Autopilot Kini Tiba di Jakarta! (Video)


Dengan demikian, “kedigdayaan” Samsung sebagai penguasa pangsa pasar saat ini bisa dikatakan mulai “terancam dengan hadirnya berbagai tipe dan produk smartphone yang berkualitas serta memiliki pelayanan terbaik.

Masyarakat pun dituntut agar cerdas dalam memilih produk yang berkualitas, sehingga tidak hanya berfokus pada harga yang murah saja. Karena produk yang berkualitas juga akan menunjang sisi kebaikan lainnya sebagaimana makanan bergizi yang masuk ke dalam tubuh.

SHARE

LEAVE A REPLY