Ups, PewDiePie Diblockir Twitter Gara-Gara “Bergabung” Dengan ISIS!

Ups, PewDiePie Diblockir Twitter Gara-Gara “Bergabung” Dengan ISIS!

610
PewDiePie Diblockir Twitter
PewDiePie diblockir Twitter

Gara-gara men-tweet kalau dia telah “bergabung” dengan ISIS, Pewdiepie diblockir Twitter!

KreasiTekno.com – Topik ISIS memang isu yang sangat sensitif, baik di dunia nyata, maupun di dunia maya. Belajar dari kejadian lalu, PewDiePie diblockir Twitter candaannya mengenai ISIS.

Bagi kamu, penikmat games, bisa jadi tak asing dengan nama PewDiePie. Youtuber Swedia dengan nama asli Felix Arvid Ulf Kjellberg ini merupakan komentator permainan di situs tersebut. Kekocakan dan kehebohannya mengundang setidaknya 47 juta lebih subscriber di youtube dan lebih dari 668 ribu followers di Twitter.

Beberapa waktu lalu, Twitter memutuskan pemblokiran sementara atas akun pribadinya perihal candaanya mengenai ISIS. Permasalahan dimulai ketika PewDiepie membatalkan verifikasi akunnya menjadi unverify dengan menambahkan ikon globe di samping namanya. Kemudian, sebuah akun parodi menulis tweet berisi cerita bohong yang mengklaim bahwa PewDiePie terlibat ISIS dan menyebabkan kehilangan verifikasi akun.

Terkait berita palsu itu, PewDiePie pun membalas dengan candaan. Pada tanggal 31 Agustus 2016 lalu, melalui akun twitter-nya PewDiePie mengatakan hal berikut:

“Me and @Jack_Septic_Eye have joined isis. Which is why we both got unverified.”

(Saya dan @Jack_Septic_Eve telah tergabung dalam ISIS. Itu sebabnya kami berdua mendapatkan unverified.)

Dikutip dari Engadget, Kamis (1/9/2016), Twitter memblokir akun PewDiePie sementara waktu dan mengalami pemulihan beberapa saat kemudian. Pemblokiran ini menyebabkan jutaan pengikutnya menghilang untuk sementara waktu dan kembali pulih setelahnya.

Saat ini, Twitter memang sedang memperketat keamanan dalam kontennya, termasuk yang terkait dengan ISIS. Twitter sendiri menolak memberikan komentar mengenai pemblokiran PewDiePie sebagai akun individual dengan alasan keamanan dan privasi dari pengguna.

Menurut detik.com, Twitter, Google, dan Facebook memang tengah menjadi sorotan karena dinilai gagal memblokir ISIS. Parlemen Inggris bahkan menganggap bahwa ketiga platform tersebut tengah mengambil tindakan untuk tidak merusak citra brand mereka. Beliau menilai, langkah yang diambil ketiganya bukanlah untuk menjegal aktivitas rekrutmen teroris, melainkan malah memberi keleluasaan pada mereka.

Mari, berhati-hati di internet dan biasakan pilah-pilah dulu topik sebelum sharing  🙂

Credit : slickstermagazine.com

SHARE

LEAVE A REPLY