Ini Yang Jadi Penyebab “Jeblok”-nya Performa Internet 4G di Indonesia!

Ini Yang Jadi Penyebab “Jeblok”-nya Performa Internet 4G di Indonesia!

614
Internet 4G

Bagi kamu yang mungkin “kecewa” dengan performa internet 4G, berikut inilah yang menjadi penghalang utamanya!

Kreasitekno.comInternet lambat sebenarnya sudah sejak lama menjadi makanan sehari-hari di Indonesia, sehingga mungkin berdampak pada “malasnya” masyarakat untuk melakukan beberapa langkah perubahan. Selain terbatasnya dana maupun infrastruktur, ada faktor lain yang ternyata juga ikut mempengaruhi laju perkembangan internet, khususnya mobile internet di negeri ini. Faktor lain yang dimaksudkan ialah masih banyaknya masyarakat Nusantara yang menggunakan teknologi jaringan internet 2G pada perangkat mobile mereka. Padahal seperti yang kita ketahui bahwa saat ini teknologi internet sedang mempersiapkan diri untuk beralih ke jaringan internet 5G. Di negara-negara maju pun teknologi internet 4G sudah sangat lazim digunakan, bahkan ada pula yang digratiskan. Sementara di Indonesia sendiri para pengguna teknologi 3.5G masih terhitung sedikit. Kalau sudah demikian, bagaimana Indonesia akan maju jika fasilitas internetnya saja masih seperti “zaman batu”?


Baca Juga : Akses Internet Indonesia Masih Bagaikan “Sumber Air Sudekat” di Mata Jepang dan Korsel


Maka untuk mengatasi permasalahan ini, mau tidak mau para pengguna smartphone di Indonesia juga harus segera melakukan migrasi ke 4G. Terlebih lagi hampir seluruh vendor smartphone yang beredar saat ini juga telah melengkapi produk-produk baru mereka dengan teknologi 4G. Lain lagi ceritanya jika kita sedang berada di daerah pedesaan ataupun wilayah terpencil dimana keberadaan lampu lalu lintas pun jarang ditemui. Namun pada kasus ini, mayoritas masyarakat sudah merasa “cukup” menggunakan 2G di daerah-daerah yang sudah mendukung fasilitas 4G.

qualcomm

Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia, menyatakan bahwa peralihan dari 2G ke 4G ini akan menjadi tantangan utama bagi Indonesia sebelum beranjak ke teknologi selanjutnya. Dalam acara bertajuk Qualcomm 4G/5G Summit yang diadakan di Hongkong tersebut, dirinya juga menambahkan bahwa besarnya pengguna 2G justru menghambat efektivitas 4G di Indonesia karena keduanya menggunakan pita frekuensi yang sama, yakni 1.800 MHz. Dengan kata lain, teknologi 4G di Indonesia mengalami penurunan bandwith hingga mencapai 10 MHz dari yang seharusnya (20 MHz) karena terganggu oleh aktivitas 2G. Alhasil para pengguna 4G akan merasa tidak puas karena performanya yang belum maksimal alias “lemot”.

SHARE

LEAVE A REPLY