Pembangkit Listrik Tenaga Topan Telah Dikembangkan di Jepang!

Pembangkit Listrik Tenaga Topan Telah Dikembangkan di Jepang!

730
Pembangkit Listrik Tenaga Topan

Jika kita sudah terbiasa dengan pembangkit listrik tenaga angin, pernahkah terbayang pembangkit listrik tenaga topan?

Kreasitekno.com ─  Jika kita lihat dari sisi energi yang didapat, topan mempunyai berkali-kali lipat energi kinetik dari pada angin. Kecepatan angin lebih dari 120 km/jam bisa merusak rumah dan alam sekitar. Membuat pembangkit listrik tenaga topan mungkin sesuatu yang mustahil. Tapi hal ini ditanggapai lain oleh seorang insinyur Jepang, Asushi Shimizu.


Baca Juga: Sgnl: Teknologi Yang Bikin Kamu Telepon Pakai Jari Telunjuk!


Setelah lebih dari lima angin topan melanda negeri Sakura, Shimizu mendapatkan ide untuk menjadikan bencana menjadi sebuah kebermanfaatan. Beliau berhasil membuat pembangkit listrik tenaga topan pertama di dunia

pembangkit-listrik-tenaga-topan

“Tenaga yang dihasilkan oleh satu angin topan bisa memberikan daya keseluruh negeri Jepang selama 50 tahun!”, ucap Shimizu selaku pendiri Challenergy, sebuah perusahaan yang berkecimpung di energi ramah lingkungan.  Beberapa dekade ini, Jepang mendapat banyak kiriman angin, sehingga Challenergy mengimport turbin angin. Tetapi kebanyakan turbin tersebut rusak ketika topan melanda.

simulasi-pembangkit-listrik-tenaga-topan

Diakui oleh Shimizu, beliau tidak menguasai hal mengenai tenaga angin. Beliau memulainya dengan membaca buku mengenai teknologi ramah lingkungan. Selama lebih 120 tahun, kincir angin tidak ada perubahan yang signifikan. Hanya perubahan ukuran kincir yang diperbesar, ungkapnya. “Saya harus ubah konsep kincir angin ini”, tegasnya.

Akhirnya Shimizu membuat tiga turbin yang sedikit berjauhan dan memilihi poros diantaranya. Dengan kerangka seperti itu, turbin – turbin tersebut bisa mengaplikasikan magnus effect. Dengan magnus effect, kita bisa mengontrol seberapa cepat putaran turbin dengan mengatur celah dianatara turbin. Sehingga, seberapa cepat angin berhembus pun, turbin tetap tegak berdiri tanpa takut dari mana arah angin berhembus. Dalam beberapa test, tingkat efisiensi turbin tersebut hanya sebesar 30%, lebih sedikit dari pada turbin normal. Tetapi angka ini cukup memuaskan, dikarenakan energi yang digunakan adalah angin topan.


Baca Juga: Facebook Oculus Rift: Jaringan Sosial Masa Depan dengan Teknologi Virtual Reality


Meski telah disiapkan alatnya, banyak kendala yang masih harus ditempuh oleh Shimizu. Selain harus beburu topan kepelosok negeri, media penyimpanan energi yang cukup besar juga masalah yang harus dihadapi oleh Shimizu dan timnya. Terlepas dari tantangan-tantangan yang ada, Shimizu dan timnya telah mengambil langkah pertama mereka dengan memasang prototipe turbin pertama mereka di Okinawa, untuk mengujinya dengan topan sungguhan. Dengan dikembangkannya turbin untuk topan ini, semoga bisa mengatasi permasalah krisis energi ramah lingkungan di masa depan.

sumbersumber

SHARE

LEAVE A REPLY