Pandangan Alquran dan Sains Atas Fenomena Cenote Angelita

Pandangan Alquran dan Sains Atas Fenomena Cenote Angelita

495
Fenomena Cenote Angelita

Sebagai sumber ilmu pengetahuan Alquran telah menjelaskan berbagai macam fenomena alam sebagai bahan pembelajaran bagi manusia. Fenomena Cenote Angelita atau “Malaikat Kecil” adalah fenomena  bertemunya sungai dengan air laut dimana keduanya tidak tercampur.

Keajaiban ini terkuak di wilayah Yucatan Peninsula, Meksiko. Sebelum para eksplorer dan ilmuan mendapati fenomena tersebut, Alquran 14 abad silam telah terlebih dahulu menjelaskan dalam Surah Al Furqan Ayat 53:

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi”

Seperti yang dilaporkan Daily Mail pada 2013 silam, Cenote Angelita diabadikan oleh seorang fotografer bernama Anatoly Beloshchin.

Pemandangan pertemuan antara air tawar dan air asin tersebut terdapat pada kedalaman 90 kaki dimana hanya penyelam profesional saja yang dapat melihatnya. Beloshchin menuturkan bahwa ia telah melihat pemandangan luar biasa. Seperti foto-foto yang diperlihatkan, ia sangat terpukau dengan aliran sungai, pulau, dan bahkan pepohonan yang seakan tumbuh pada permukaan bawah air.

Sains mengungkap bahwa yang dikatakan sebagai aliran sungai tersebut sebenarnya adalah lapisan hidrogen sulfide yang menjadi batas antara air asin dan air tawar. Lapisan itu membentuk seperti kabut yang seakan-akan mengalir. Proses terbentuknya hidrogen sulfide karena adanya benturan kedua air yang memiliki zat berbeda tersebut.


Baca Juga Bumi Super GJ 356 B, Planet Mirip Bumi Ini Kemungkinan Ber-Alien!?


Perjalanan serupa ternyata juga sudah pernah dialami oleh seorang ilmuan Prancis bernama Jacques-Yves Cousteau. Pada suatu ketika ia melakukan eksplorasi bawah laut dan secara tidak sengaja menemukan kumpulan sumber mata air tawar. Lagi-lagi keduanya tidak tercampur sama sekali.

Suatu ketika Cousteau bertemu dengan seorang professor muslim dan menceritakan perihal kejadian yang dialaminya. Seketika professor tersebut teringat dengan Surat Ar Rahman Ayat 19-20 yang berbunyi:

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing” Atas kekagumannya, Costeau seketika itu memeluk agama Islam seperti yang dikutip Wikipedia.

SHARE

LEAVE A REPLY