Kini Penyakit Lumpuh Bisa Sembuh dengan Teknologi Neural Implant!

Kini Penyakit Lumpuh Bisa Sembuh dengan Teknologi Neural Implant!

555
Neural Implant

Pengembangan teknologi Neural Implant telah menjadi terobosan yang akan sangat membantu dunia medis dalam upaya menyembuhkan pasien dari kelumpuhan!

Kreasitekno.comPenyakit lumpuh bisa dikatakan sebagai salah satu “mimpi buruk” yang pastinya setiap orang akan menghindari bagaimanapun caranya. Bayangkan saja seseorang masih hidup dengan semua indera yang berjalan normal sesuai fungsinya, tapi keseluruhan sistem saraf telah mati sehingga membuatnya tak bisa bergerak. Ditambah lagi sebagian besar dari para ahli medis masih “angkat tangan” bilamana menemui kasus seperti ini.


Baca Juga: 5 Negara Ini Pekerjakan Robot di Restaurant Mereka!


Namun demikian, sekali lagi teknologi memberikan kontribusinya dalam upaya penyelamatan manusia. Memang untuk itulah tujuan dari pengembangan teknologi yang terus dilakukan dari masa ke masa. Bahkan sudah sejak lama para ilmuwan khususnya dalam pengembangan biomedik bercita-cita untuk melakukan satu langkah besar semisal kloning manusia, atau bahkan mengembalikan makhluk hidup dari kematian. Meski agak menakutkan, tapi demikianlah fakta di balik keinginan para “dokter gila” tersebut. Lagipula ini tampak sepadan untuk mengimbangi pertumbuhan teknologi robotika yang luar biasa dimana AI sudah mulai dikembangkan secara besar-besaran. Jika mereka (para ilmuwan biomedik) berani mewujudkan “kegilaan” tersebut, apalagi kalau sekedar menyembuhkan seseorang dari kelumpuhan.

Belakangan ini, University of Pittsburgh Medical Center telah berhasil menemukan teknologi neural implant yang akan membuat pasien penderita kelumpuhan mampu untuk menggerakkan kembali anggota tubuhnya. Seperti yang dilansir dari Ubergizmo pada Sabtu (15/10/2016) lalu, seorang pasien berusia 30 tahun bernama Nathan Copeland yang telah mengalami kelumpuhan selama 10 tahun, benar-benar bisa merasakan kembali jari-jari tangannya berkat teknologi neural implant ini.

4038126

Selama masa pemulihan kondisi Copeland, peneliti menggunakan elektroda yang diimplementasikan ke dalam sensor korteks di bagian otaknya. Elektroda tersebut yang akan menerima sinyal dari robot yang dipasangkan di lengannya sehingga Copeland mampu merasakan sensasi gerakan dari jari-jari di tangannya. Melalui pikiran di otaknya, Copeland bisa mengontrol gerakan pada tangannya.

“Saya bisa merasakan setiap rangsangan pada jari saya. Terkadang itu terasa seperti aliran listrik dan kadang tekanan. Saya bisa merasakan setiap jari mendapatkan tingkat presisi. Jari saya seperti mendapatkan sentuhan atau tekanan,” ungkap Copeland.

7622664

Teknologi neural implant ini bisa dikatakan berhasil setelah melihat perkembangan kondisi yang ada pada Copeland. Namun demikian, tetap saja neural implant masih membutuhkan pengujian laboratorium lebih lanjut agar bisa benar-benar efektif ketika diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

SHARE

LEAVE A REPLY