Lagi, McAfee Temukan Malware Baru Pada Software Android!

Lagi, McAfee Temukan Malware Baru Pada Software Android!

260
McAfee

Lagi-lagi McAfee menemukan varian malware baru dari keluarga trojan dimana memanfaatkan selfie sebagai peluang untuk mencuri data personal korbannya.

Kreasitekno.comMcAfee Labs Mobile Research Team, layanan software dan aplikasi antivirus, kembali menemukan malware berupa trojan yang menyamar sebagai video codec, plug-in flash, maupun aplikasi yang berasal dari situs porno.  Program yang berbahaya ini diketahui muncul dalam perangkat smartphone berbasis Android dan mampu mengajak korbannya untuk ber-selfie ria. Tak hanya itu, malware ini mencuri sejumlah detail informasi dengan memancing korbannya memotret dirinya sendiri bersama dengan kartu identitas seperti KTP, SIM, paspor, dan sejenisnya. Tampaknya hacker yang menciptakan malware ini benar-benar kreatif dalam memanfaatkan peluang dimana saat ini kegiatan selfie sedang banyak digemari orang.

Sebagaimana yang dilansir dari Gizmodo pada Rabu (19/10/2016) lalu, malware hasil temuan McAfee tersebut tersembunyi atau menyamar dalam sebuah aplikasi tertentu sambil meminta verifikasi berupa foto identitas dan berbagai informasi personal dari korban, termasuk juga nomor kartu kredit maupun nama-nama anggota keluarga sang korban.

selfie-72-dpi

“(Informasi-informasi tersebut) sangat berguna bagi kriminal cyber untuk mengkonfirmasi identitas korban dan mengakses tak hanya akun bank, namun mingkin juga media sosial,” tulis McAfee seperti yang tertera di dalam pernyataannya.

android-malware-selfies-steals-credit-cards-1024x585

Agar terlihat lebih profesional serta meyakinkan, si pencipta malware mendesain agar program berbahaya tersebut tampak seperti aplikasi dari Google Play. Malware yang memanfaatkan peluangnya dari kegiatan selfie korban ini bisa dibilang sebagai salah satu jenis baru dari trojan bank Android Acecard atau Torec seperti yang sudah banyak diketahui.

2016-10-17-image-5

Jika sudah demikian, Android akan menjadi semakin “tidak aman” dengan mulai banyaknya virus yang bertebaran dalam perangkat mobile gadget. Ini mengingatkan kita pada sistem operasi Windows yang dikenal rawan dengan virus. Dan hal ini memang tak bisa dihindari karena sebuah sistem dimana semakin banyak orang yang menggunakannya, maka semakin banyak pula “para penjahat” yang melakukan aksi dan operasinya.

Jika ingin terhindar dari resiko virus, cara paling mudah dan efektif adalah pakai saja sistem operasi antimainstream yang jarang digunakan orang lain, seperti misalnya Linux, Mac OS, DOS, dan semacamnya.

SHARE

LEAVE A REPLY