Langkah Antisipasi Terhadap Masalah Keamanan Pada Jaringan WiFi

Langkah Antisipasi Terhadap Masalah Keamanan Pada Jaringan WiFi

155
LKeamanan Pada Jaringan WiFi

Ancaman keamanan jaringan online yang melewati rute WiFi dengan sistem protokol keamanan WPA2 masih hangat diperbincangkan sejak ditemukannya eksploitasi kemanan oleh seorang ilmuan asal Belgia, Mathy Vanhoef.

Eksploitasi kemananan WPA2 yang dijuluki KRACK atau singkatan dari Key Reinstallation Attacks merupakan ancaman yang berada pada level protokol, yang artinya seluruh pengguna WiFi di seluruh dunia bisa terkena dampaknya terlepas dari modem ataupun router yang digunakan.

Dampak paling buruk dari kerentanan tersebut adalah hijacking dan hacking melalui berbagai macam cara termasuk penanaman malware/ransomware, injeksi konten HTTP, dekripsi data, serta pembajakan koneksi TCP.


Baca Juga Peneliti Temukan Kerentanan Pada Semua Jaringan WiFi


Para vendor besar seperti Mikrotik, Google dan Ubiquiti telah memberikan atensi terhadap KRACK dan sebagian sudah merilis tambalan (Patch) untuk mengantisipasi adanya celah keamanan.

Pun demikian, karena ini masalah protokol, celah keamanan masih bisa terjadi. Google sendiri telah mewanti-wanti pengguna Android (khususnya Marshmallow 6.0 ke atas) atas temuan tersebut, karena Android serta Linux mendapat porsi paling rentan dalam hal ini. CERT juga telah merilis sebuah catatan yang berisi nama-nama vendor yang peralatannya rentan terhadap KRACK.

Meskipun demikian bukan berarti tidak ada langkah antisipasi yang bisa dilakukan agar terhindarkan dari aktifitas hijacking dan hacking. Seorang editor senior Mobile Nation, Jerry Hildenbrand, seperti dilansir oleh Androidcentral, 16 Oktober 2017, sangat tegas dalam mengambil langkah jangan gunakan koneksi WiFi.

Pernyataan Hildenbrand hampir sulit dilakukan karena berbagai alasan. Namun begitu tidak ada salahnya kalau kita juga berhati-hati ketika memanfaatkan WiFi publik dengan hanya mengakses layanan internet yang memiliki koneksi aman HTTPS, ataupun menggunakan VPN berbayar. Kalau kita memakai ponsel, jangan mudah terperangkap oleh malware yang biasanya bersarang pada aplikasi-aplikasi dari sumber ilegal.

Kabar baiknya, jenis bug atau celah keamanan ini hanya bekerja pada lingkungan spesifik, yaitu memanfaatkan lalu-lintas yang terjadi antara modem WiFi dan perangkat (802.11 traffic). Jadi jika anda terkoneksi menggunakan kabel LAN, maka eksploitasi tidak mungkin terjadi. Celah ini sifatnya memang sangat luas tapi dangkal. Hanya pembajak yang mengerti kondisi spesifik anda yang bisa memanfaatkan celah tersebut.

SHARE

LEAVE A REPLY