Inilah Kengoro, Robot yang Mampu Berkeringat dan Melakukan Push-Up!

Inilah Kengoro, Robot yang Mampu Berkeringat dan Melakukan Push-Up!

459
Robot Kengero

Perkembangan terbaru dari dunia robotika. Peneliti dari Universitas Tokyo telah mengembangkan Kengoro, robot yang mampu berkeringat dan melakukan push-up.

Kreasitekno.com – Peneliti dari Lab JSK Universitas Tokyo, Jepang, yang dipimpin oleh Professor Masayuki Inaba, telah mengambangkan robot humanoid muskoloskeletal bernama Kengoro yang dapat mendinginkan motor dengan berkeringat. Robot setinggi 1.7 meter dan berat 56 kilogram ini dipamerkan pada International Conference on Intelligent Robots and Systems yang diadakan minggu ini di Daejon, Korea. Tim peneliti yang mengembangkan Kengoro mencari sebuah cara untuk mendinginkan motor tanpa menambahkan tabung atau kipas, sehingga mereka memutuskan untuk membuat robotnya berkeringat.


Baca Juga: Robot Berkemampuan Memahami Perasaan Sedang Dikembangkan Sony!


Saat beraktivitas, otot-otot tubuh manusia menghasilkan panas sebagai produk sampingan, dan untuk itulah tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mendinginkannya. Dengan cara yang sama, tim peneliti dari Jepang mengadopsi kemampuan menusia tersebut untuk meningkatkan performa robot mereka dalam menjalankan tugasnya. Untuk mencegah overheating ketika robot melakukan aktivitas, cairan radiator akan mengalir ke rangka aluminium berpori dan kemudian menguap ke permukaan.

Tim peneliti Kengoro menggabungkan ilmu pengetahuan dengan teknologi manufaktur modern untuk mengembangkan Kengoro dan mencapai tujuan mereka. Struktur logam yang membentuk sistem kerangka Kengoro dibangun dengan bubuk laser aluminium yang telah dipanaskan dan dicetak menggunakan teknologi 3D printing untuk membuatnya berongga. Hal tersebut memungkinkan kontrol yang baik dari kemampuan logam dialiri cairan secara difusi, sehingga tim menambahkan saluran yang membuat air dapat mengalir melalui rangka, kemudian merembes ke daerah berpori di dekat permukaan, dimana pada akhirnya menguap dan mendinginkan motor.

Menurut tim peneliti, teknik ini tidak bekerja sebaik sistem active-cooled yang melibatkan radiator, namun tiga kali lebih efisien dibandingkan sistem pendingin udara. Yang lebih penting lagi, dengan menggunakan struktur robot untuk pipa cairan, secara signifikan hal itu akan lebih ringan dan memakan sedikit ruang.

Dengan sistem ini, robot akan dapat berjalan selama 12 jam dengan secangkir air deionisasi, dan tetap harus menjaga dirinya agar tidak dehidrasi untuk pendinginan yang efektif. Dalam konferensi tersebut, Kengoro memamerkan aksinya melalui sesi push-up yang dilakukan selama 11 menit.

SHARE

LEAVE A REPLY