Kenalan dengan The Garage, Perusahaan ‘Eksperimen’ Microsoft!

Kenalan dengan The Garage, Perusahaan ‘Eksperimen’ Microsoft!

407

Yuk, berkenalan dengan The Garage, pabrik buatan Microsoft tempat developer dunia bereksperimen. Bagaimana mereka berkembang, ya?

Kreasitekno.com — The Garage adalah perusahaan bentukan Microsoft yang menangani proyek eksperimen. Mereka adalah sebuah komunitas dunia dengan ribuan karyawan yang penuh gairah yang menantang, mengeksplorasi teknologi baru, dan memindahkan ide-ide mereka menjadi kenyataan.

Nah, perusahaan ini memungkinkan tim-nya untuk berkreatifitas, sehingga setiap orang mendapat kesempatan untuk memperoleh wawasan yang berharga, meningkatkan pengetahuan, dan mengambil pengalaman untuk pekerjaan mereka selanjutnya, dan membuat jaringan dengan pihak lain.

Penasaran bagaimana mereka mengembangkan The Garage ini? Mereka baru saja berulangtahun yang kedua, loh! Happy birthday, ya 😎

Step 1: Turn your passion into a project.

Sebuah mantra bergema di The Garage: Doers, not talkers.

Wujudkan passion-mu dalam sebuah proyek. Dalam dua tahun terakhir, perusahaan ini telah berkembang sebagai pabrik yang menghasilkan ide kreatif dalam 24 jam sehari. Tak heran, sih, sumber daya manusia dan fasilitas mereka super canggih, Cuy! Mereka memiliki penasihat ahli, maker spaces, hackathon, workshop, program magang, dan ‘pasar’ yang dapat digunakan untuk pengujian proyek pada publik.

“Kami dapat berinovasi dan mendapatkan banyak pengalaman di sini. Kami belajar bagaimana mencari risetnya, editing video, memainkan videonya, dan bagaimana mereka mempublikasikannya. The Garage memungkinkan kami untuk bereksperimen dengan aman melalui pendekatan teknologi dalam skala yang nyata dan lebih bermanfaat,” jelas Ohad Jassin, kepala dari tim proyek Video Breakdown.

Step 2: Experiment, en masse

The Garage
2016 Hackathon (Photography by Scott Eklund/Red Box Pictures)

Bereksperimen, secara massal. Setelah melakukan eksperimen, Microsoft memiliki cara untuk mengenalkan proyeknya kepada publik. Kegiatan tahunan bernama Hackathon merupakan salah satu acara mereka yang paling terlihat. Setidaknya, ribuan karyawan dari seluruh dunia berkumpul bersama pada bulan Juli atau sekitar libur musim panas.

Pada tahun 2016, event ini dihadiri oleh lebih dari 16.000 peserta. Beberapa di antaranya adalah pemenang InstaFact, OneNote for Learning, dan Ability Eye Gaze. Mereka mengakui bahwa melalui Hackathon, banyak proyek yang mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan merupakan jalan untuk mendapatkan umpan balik untuk calon pembeli.


Baca Juga: 10 Cara Karyawan Microsoft Menggalang Dana


“Ya, kami tidak akan melepaskan proyek eksperimen ini tanpa adanya perusahaan yang ingin bermitra. Hackathon adalah jalannya,” kata Jeff Ramos, partner director dari The Garage.

Step 3: Get your project into the hands of customers

Dapatkan customer untuk proyekmu. Ternyata, The Garage tidak hanya digunakan untuk bereskperimen dan mengenalkan proyek mereka, loh, Gengs. Developer juga tak jarang yang menjualkan proyeknya di bawah naungan perusahaan ‘eksperimen’ Microsoft ini.

Hingga 2 tahun ini, melalui berbagai event yang diselenggarakannya, mereka berhasil melepaskan 75 proyek ke pelanggan. George Matthews dan timnya yang bekerja untuk proyek Work Item Studio, misalnya, dia memutuskan untuk merilis aplikasi mereka melalui The Garage di Juni 2015.

[appbox windowsstore 9wzdncrfjbgz]

Matthews dan timnya mengikuti program magang selama 16 minggu. Matthews bahkan menjuluki perusahaan ini sebagai “Top university engineering talent”. Sebagai intern, mereka diberikan proyek yang disponsori oleh Microsoft. Mereka mengatakan bahwa The Garage merupakan tempat belajar mengambil resiko tinggi tanpa takut gagal, belajar memamahi diri sendiri, mendapatkan informasi yang berharga.

The Garage
Interns in The Garage program at work in Cambridge, Massachusetts

Step 4. Make observations, collect data

Lakukan Pengataman, Kumpulkan Data. Setelah proyek terjual, mereka tetap bertanggung jawab untuk mengatami dan mengumpulkan data dari proyek yang mereka hasilkan. Jadi, perusahaan tetap mendapat semacam jaminan dari proyek yang mereka beli.

Salah satu contoh proyeknya adalah Hub Keyboard yang diperkenalkan saat Hackathon 2015. Dari keyboard yang telah ‘terjual’ pada publik, mereka tetap meminta feedback dari publik. Bagaimana pendapat mereka, apa yang menarik, ataupun saran yang harus dimasukkan. Dua bulan kemudian, Google baru mengeluarkan keyboard yang serupa untuk iOS. Untuk produk ini, nampaknya Microsoft beberapa langkah lebih maju dibanding Google, ya.

“Semua dari kami percaya pada ide. The Garage membantu saya mendapatkan validasi dari para pengguna produk kami. Ini seperti kami tahu apa yang dibutuhkan oleh pelanggan dibandingkan perusahaan lain yang menghasilkan produk serupa,” ujar Steve Won, seorang desainer senior tim Microsoft Office.


Baca Juga: Surface Studio dari Microsoft Ini Jauh Lebih Canggih Daripada iMac!


Step 5: Reach a conclusion

Dapatkan kesimpulannya. Ketika The Garage berhasil menjadi outlet resmi untuk proyek-proyek eksperimental, muncullah beberapa permasalahan. Rupanya, Microsoft mulai mempercayakan eksperimen-eksperimen besar diberikan pada mereka.

“Awalnya, kami berfikir dapat menyelesaikan The Garage dengan cepat dan memulai inovasi baru dengan pembuat produk lain tanpa naungan birokrasi. Kami berfikir perusahaan ini hanya menjadi ‘rintangan’. Namun, itu dulu. Kami sangat terkejut mengetahui bahwa The Garage menjadi salah satu perusahaan yang diperhitungkan untuk bermitra. Selama dua tahun terakhir, The Garage benar-benera menjadi developer platfor yang patut diperhitungkan,” terang Steve Macbeth, seorang Microsoft software developer yang terlibat proyek di The Garage.

Well, kesimpulan dari perusahaan ini adalah walaupun pada awalnya hanyalah merupakan perusahan yang memproduksi proyek eksperimen, nyatanya sekarang malah jadi yang diperhitungkan. Wuh, keren gak, tuh, Gengs!

Ingin mencoba aplikasi buatan The Garage? Nih, coba download beberapa aplikasi di bawah ini, Gengs  😆

The Garage

Student Planner – memudahkanmu untuk upload document ke cloud

[appbox windowsstore 9wzdncrfjz2n]

Floatz – berkomunikasi dengan pengguna Floatz di sekitarmu

[appbox windowsstore 9wzdncrfjz2l]

Sound Stack – memudahkan para pemusik pemula membuat musik

[appbox windowsstore 9wzdncrfjbf5]

Next Lock Screen – lock screen dengan tampilan menawan untuk Android

[appbox googleplay com.microsoft.next]

Jadi, gimana, nih, kalau ini kamu terapkan untuk startup-mu, wahai para developer? Di Indonesia sendiri, sepertinya juga telah ada event tahunan yang diadakan untuk mempertemukan para developer dan calon pembeli. Kamu dapat memanfaatkan event tersebut untuk bisa mengenalkan prdoukmu dan mendapatkan investor.

the-garage

Be doers, not talkers

SHARE

LEAVE A REPLY