HP Tarik 50,000 Baterai Laptop Karena Overheating

HP Tarik 50,000 Baterai Laptop Karena Overheating

125
HP Tarik Baterai Laptop

Sang produsen laptop ternama, Hawlett-Packard (HP) menetapkan sebuah pengumuman darurat kepada seluruh konsumen dengan keperluan penarikan baterai untuk diganti baru. Keputusan ini diambil oleh HP karena ada keluhan masuk mengenai kejadian tragis yang dialami oleh konsumennya, yaitu laptop meledak hingga mengakibatkan kerugian properti sebesar 4,500 dollar AS.

Ada juga yang mengadu bahwa tangannya terbakar akibat baterai laptop HP mengalami malfungsi sehingga menimbulkan overheating (suhu baterai meningkat sehingga bisa melelehkan komponen, menimbulkan kebakaran atau bahkan ledakan).

Bersama dengan otoritas pemerintah setempat di seluruh dunia HP mengumumkan sebuah progam penarikan dan penggantian baterai secara gratis terhadap jenis-jenis laptop tertentu yang terindikasi rawan masalah overheating.

Nampaknya, akhir-akhir sering terjadi kasus demikian, dan HP tidak mau hal tersebut berlanjut dan ingin segera menuntaskan masalahnya. Apalagi jika mengingat kasus smartphone Galaxy Note 7 yang sempat ditarik total dari pasaran akibat masalah baterai.

Untuk mempermudah prosedur recall and replacement tersebut, sang perusahaan membuka sebuah layanan khusus di laman https://batteryprogram687.ext.hp.com/.

Pada laman tersebut konsumen bisa cek dengan mudah apakah baterai laptopnya termasuk dalam list yang sudah dicantumkan oleh HP. Beberapa model laptop yang dicantumkan diantaranya adalah HP Probook (640 G2, 645 G2, 650 G2, 655 G2, 640 G3, 645 G3, 650 G3, 655 G3), HP Zbook (Zbook 17 G3, Zbook 17 G4, Zbook Studio G3), HP x360 310 G2, HP Pavilion x360, HP ENVY m6, dan HP 11 Notebook PC.

Selain itu konsumen juga bisa cek laptop selain dari pada yang terdaftar diatas dengan sebuah tool bernama HP Battery Validation Utility. Software tersebut dapat menginformasikan apakah baterai laptop yang digunakan termasuk kena imbas dari masalah overheating atau tidak.


Baca Juga Menyambut Liburan dan Tahun Baru ASUS Hadirkan 4 Laptop AMD Baru


Jika ternyata terkena imbas, maka konsumen disarankan untuk tidak melepas baterai sendiri. Pihak HP sudah menyiapkan sebuah update BIOS untuk segera dipasang. BIOS tersebut dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan dengan cara menyedot power yang tersimpan di dalam baterai. Setelah update BIOS baterai tidak akan bisa diisi ulang sebelum diganti.

SHARE

LEAVE A REPLY