Google Tunjukkan Cara Hapus Watermark Foto, Untuk Apa?

Google Tunjukkan Cara Hapus Watermark Foto, Untuk Apa?

379
Watermark Foto

Foto dengan watermark sering digunakan oleh para penyedia layanan foto online ataupun fotografer professional di dalam sebuah website. Alasannya karena foto asli yang diberi tanda air (watermark) tersebut biasanya untuk diperjual-belikan. Dan salah satu cara paling mudah untuk menunjukkan sampel foto tersebut kepada calon pembeli adalah dengan memberi tanda air.

Foto dengan watermark juga sering digunakan oleh publisher online agar karya mereka tidak sembarangan dimuat ulang oleh pengguna internet nakal. Melihat fungsi watermark yang begitu penting, lantas kenapa Google malah membocorkan cara menghapus watermark?

Usut punya usut hal tersebut merupakan sebuah langkah pembelajaran dini untuk para pengguna internet agar lebih waspada. Karena menghapus watermark pada foto menurut Google sangat mudah dan simpel. Dan itu bisa dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung-jawab. Bersamaan dengan itu Google juga memberikan solusi agar foto watermark tidak bisa dihapus begitu saja.

Melalui laman resminya Google Research Blog, hari ini Google menunjukkan semua apa yang perlu diketahui mengenai kerentanan watermark pada sebuah foto. Hal tersebut bermula dari sebuah presentasi yang dilakukan oleh Google pada ajang Computer Vision and Pattern Recognition Conference 2017 (CVPR 2017) di Hawai pada bulan Juli lalu.

Google membuktikan bahwa sebuah algoritma komputer dapat melewati sistem pemberian watermark pada foto, kemudian menghapus watermark secara otomatis. Presentasi tersebut dikemas dalam sebuah paper yang bertajuk “On the Effectiveness of Visible Watermarks”.

Google menilai bahwa kesalahan kebanyakan orang dalam pemberian watermark adalah menggunakan metode yang sama untuk semua gambar. Dan konsistensi itulah akhirnya menjadi celah agar sebuah software dapat membalikkan proses pemberian watermark sehingga dapat digali gambar aslinya.


Baca Juga MIT Kembangkan Sistem yang Bisa Cari tau Resep Masakan Hanya dari Gambarnya saja


Solusi untuk kerentanan tersebut sebenarnya bisa sangat mudah diatasi dengan melakukan inkonsistensi. Tepatnya, pemberian watermak pada foto harus dilakukan dengan cara berbeda.

Dari hasil serentetan uji coba ternyata mengatur posisi secara random untuk setiap foto saja tidak cukup dan masih bisa dihapus. Salah satu alternatif ampuh yang ditunjukkan Google adalah dengan sedikit membuat kekacauan geometris. Salah satu caranya adalah dengan teknik warping pada setiap watermark pada foto.

SHARE

LEAVE A REPLY