Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux!

Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux!

364
Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux
Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux
Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux
Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux

KreasiTekno.com – Tahukah Anda bahwa ternyata Secara Diam-Diam Google Sedang Membangun OS Baru Yang Tidak Didasarkan Pada Linux. Berita ini tentu sangat mengejutkan publik. Sistem operasi ini merupakan hal baru bagi Google. Sistem operasi buatan Google yang menggunakan kernel linux adalah Chrome OS dan Android. Sistem teranyar dari Google ini disebut dengan nama Fuschia.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Google terkait OS teranyarnya tersebut. Meskipun begitu, sudah banyak bocoran informasi terkait sistem operasi ini. Proyek github memperoleh sedikit informasi mengenai OS baru Google ini, dimana deskripsinya ditulis dengan nama “Pink + Purple” atau sama saja dengan Fuschia. Berdasarkan info tersebut, sistem operasi terbaru ini akan menggunakan kernel Magenta. Kernel ini merupakan yang terbaru dan sengaja  dibuat untuk menyaingi sistem operasi yang menggunakan basis dasar IOT seperti ThreadX atau FreeRTOS. Menariknya, kernel Magenta didesain dengan teknologi yang lebih canggih sehingga dapat dijalankan pada semua perangkat, baik smartphone, laptop hingga komputer dekstop.

Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux
Google Secara Diam-diam Hadirkan OS Baru Tanpa Didasarkan Pada Linux

Berita terkait OS terbaru Google ini tentu menarik minat masyarakat. Sebab Secara Diam-Diam Google Sedang Membangun OS Baru Yang Tidak Didasarkan Pada Linux. Padahal, sistem operasi sebelumnya selalu berbasis Linux. Sementara untuk bahasa pemrogramannya, Google diketahui akan menggunakan Dart pada sistem operasi terbarunya ini. Tak berhenti disitu, sistem operasi ini juga dilengkapi dengan Flutter. Hal ini tentu menunjukkan bahwa Google akan mendesain sistem operasinya ini dengan user interface yang menggunakan Material Desain.

Kehadiran sistem operasi baru yang canggih ini tentunya menunjukkan totalitas Google dalam mengedepankan teknologi untuk masa yang akan datang. Selain itu, terlihat pula harapan pihak Google yang sangat mengharapkan bahwa sistem operasi ini akan diterima masyarakat dan dapat berjalan pada semua jenis perangkat. Satu hal yang pasti adalah, tak akan ada lagi perbedaan diantara Chrome OS dengan Android. Meskipun berita mengenai sistem operasi ini sudah beredar luas, pihak Google masih terlihat tenang dan tetap mengembangkan proyeknya tersebut dengan sangat baik. Ternyata Secara Diam-Diam Google Sedang Membangun OS Baru Yang Tidak Didasarkan Pada Linux, memang begitu menarik untuk dibahas bukan?

SHARE

LEAVE A REPLY