Gandeng Bank Mandiri, Maskapai Citilink Luncurkan Mata Uang Elektronik

Gandeng Bank Mandiri, Maskapai Citilink Luncurkan Mata Uang Elektronik

197
Citilink Luncurkan Mata Uang Elektronik

Upaya Citilink dalam menerbitkan mata uang elektronik merupakan wujud misi perusahaan untuk menjadi maskapai penerbangan terdepan berbasis teknologi.

Pada saat ini, Citilink merupakan maskapai penerbangan pertama di Indonesia yang memiliki dan menggunakan mata uang elektronik. Mata uang elektronik sangat bermanfaat terutama dalam memberi kemudahan transaksi para pelanggan.

Peluncuran mata uang elektronik tersebut sekaligus merupakan dukungan atas program pemerintah yang dikenal sebagai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Hal tersebut langsung disampaikan oleh Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian, sebagaimana yang dikutip dari Bisnis Liputan6, 19 Oktober 2017.

Program GNNT diresmikan oleh pemerintah Indonesia melalui BI pada Agustus 2014 silam. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memanfaatkan uang elektronik dalam melakukan transaksi.

Andy menambahkan bahwa mata uang elektronik tersebut sekaligus menjadi medium untuk meningkatkan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Bank Mandiri dalam hal ini menjadi partner Citilink. Kapasitasnya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, diharapkan kerjasama tersebut akan mempercepat program pemerataan program mata uang elektronik Citilink. Bank Mandiri juga menyadari bahwa ini adalah sinergi yang sangat bermanfaat karena pihaknya lebih dulu memiliki bentuk mata uang elektronik yang bernama Mandiri e-money. Sampai saat ini Mandiri e-money sudah dimanfaatkan oleh kalangan luas.

Dihitung per Agustus, Mandiri telah menerbitkan mata uang elektronik hingga 10 juta keping senilai Rp 3,4 triliun dengan frekuensi transaksi melebihi 300 juta, seperti yang diungkapkan oleh Hery Gunardi, Direktur Distribusi Bank Mandiri.


Baca juga Konsumen Indonesia Masih Kurang Berani Bertansaksi di e-Commerce


Hingga saat ini Mandiri e-money dapat digunakan untuk belanja atau transaksi keuangan di 1,000 merchant dan 52,000 outlet di seluruh Indonesia termasuk SPBU, parkir, tiket kereta, tarif bus, restaurant dan tempat rekreasi.

Nah, uang elektronik terbitan Citilink tersebut nantinya juga dapat digunakan untuk belanja di merchant-merchant Bank Mandiri, selain utamanya digunakan untuk membeli berbagai layanan Citilink seperti transaksi tiket, pembelian makanan-minuman di pesawat, hingga pembayaran kelebihan bagasi di bandara.

SHARE

LEAVE A REPLY