Falcon 9: Roket Untuk Perjalanan ke Planet Mars!

Falcon 9: Roket Untuk Perjalanan ke Planet Mars!

836

Kreasitekno.com — Sebelumnya, SpaceX melalui CEO Elon Musk telah mengumumkan akan mega proyeknya untuk perjalan ke Mars. Kita pastinya penasaran, bagaimana mengirimkan cukup banyak manusia berserta peralatanya untuk perjalan ke planet Mars sedangkan misi Curiosity saja hanya bisa menghantarkan robot tanpa awak seberat 900 kg. Setelah konferensi, SpaceX merilis detail bagaimana roket mereka Falcon 9, bisa menghantarkan manusia sampai orbit hingga ke planet Mars dengan target cargo seberat 100 ton!

Roket Falcon 9

Secara garis besar sama seperti misi antariksa sebelumnya, meluncur ke orbit menggunakan roket, tetapi yang perlu digaris bawahi, roket milik SpaceX akan kembali lagi ke bumi setelah berhasil mengantarkan cargo ship di orbit. Hal ini yang membuat penghematan biaya untuk misi, karena roket tidak harus dibuang di orbit atau jatuh ke bumi dalam keadaan rombeng.  Peluncuran pertama mengirim pesawat cargo yang bermuatan para astronot dan peralatan life support.


Baca Juga: CEO SpaceX Elon Musk Bersiap untuk Proyek Perjalanan ke Planet Mars


Setelah berhasil mencapai orbit, Cargo Ship dan Roket akan terpisah. Cargo Ship akan parkir sementara di Orbit atau bisa juga di ISS. Selanjutnya roket Falcon 9 kembali ke landing pad di Bumi dan bersiap lagi untuk peluncuran kedua membawa cargo ship lainnya untuk menghantarkan bahan bakar untuk perjalanan cargo ship menuju ke Mars.

Kenapa harus dua kali peluncuran? Karena untuk memaksimalkan bahan bakar yang bisa dibawa di pesawat awal sebelumnya. Sehingga saat peluncuran awal pesawat tidak memiliki beban berlebihan karena juga mengangkut para astronot dan life support mereka. Bahan bakar ini nantinya digunakan untuk Mars Entry sehingga pesawat tidak hancur saat memasuki atmosfir Mars dan mendarat dengan mulus.

supersonic-retropropulsion

Setelah itu melakukan pengisian bahan bakar di orbit dan bersiap untuk perjalanan ke Mars dengan tenaga surya. Setelah mencapai orbit planet Mars, maka selanjutnya memasuki orbit dengan teknik Supersonic Retropropulsion dimana teknik yang sama digunakan oleh roket Falcon 9 untuk mendarat dengan selamat di permukaan Bumi. Karena membutuhkan banyak energi saat menggunakan teknik tersebut maka bahan bakar yang dihantar oleh cargo ship kedua berguna saat pendarataan di Mars ini.


Baca Juga: Siap-Siap Diinvasi Kecoa, Terraformars Bakal Tayang di Indonesia!


Nah secara keseluruhan begitulah teknik yang digunakan oleh SpaceX dalam proyek perjalan ke Mars ini. Dan paling cepat proyek ini terealisasi di tahun 2024 awal. Secara teknologi sudah mumpuni dan kita tunggu saja realisasi proyek yang cukup ambisius ini. Semoga saja proyek ini berhasil dan ketika mendarat di Mars para astronot tidak menemukan kecoak binaraga.

Sumber: 1,2

SHARE

LEAVE A REPLY