Diam-Diam Androidmu Kirim Data Lokasi ke Google Meski Fitur ‘Location’ Mati

Diam-Diam Androidmu Kirim Data Lokasi ke Google Meski Fitur ‘Location’ Mati

225
Diam-Diam Androidmu Kirim Data Lokasi

Semua perangkat seluler sebenarnya bisa mengirim data lokasi ke pihak yang berwenang seperti provider jaringan. Pun demikian, karena tracking ini sangat erat hubungannya dengan privasi pengguna, maka kebanyakan vendor memberikan opsi untuk mematikan fasilitas tracking tersebut.

Lain halnya jika anda memakai ponsel Android. Meskipun layanan ‘Location’ sudah dimatikan, tetap saja perangkat tersebut dapat mengirim data lokasi ke Google.

Seharusnya, jika melihat ‘tata-krama’ yang berlaku untuk menjaga privasi pengguna jika layanan ‘Location’ sudah dimatikan, perangkat sudah tidak bisa lagi mengirim data lokasi penggunanya ke server. Yang mengejutkan lagi, sistem tracking yang ada pada smartphone Android masih bisa berjalan bahkan pada mode WiFi only atau tanpa kartu SIM.

Bukti aktifitas kurang etis tersebut kembali mempertanyakan kredibilitas Google sebagai perusahaan atas ribuan layanan yang dimanfaatkan oleh orang di seluruh dunia. Parahnya, sistem tracking tersebut sudah tertanam secara default di seluruh perangkat Android entah apapun itu versinya. Jadi privasi seluruh pengguna Android bisa saja terancam.

Usut punya usut, Google sudah melakukannya hampir setahun ini. Kecaman baru muncul setelah Quartz memberikan himbauan atas aktifitas pelacakan lokasi yang dinilai tidak biasa tersebut. Ketika Google disuguhi pertanyaan oleh Quartz, sang perusahaan memberikan pengakuan sebagai mana berikut, seperti yang dikutip dari Android Authority, 22 November 2017:

“Kami mulai melirik penggunaan Cell ID sejak awal Januari tahun ini sebagai sinyal tambahan untuk meningkatkan performa dan kecepatan pengiriman pesan. Meskipun demikian, kita tidak pernah menggabungkan Cell ID ke dalam sinkronisasi atas jaringan sistem, sehingga data yang dikirim secepatnya dihapus, dan kita telah memutuskan untuk tidak meminta Cell ID lagi. ”

Cell ID adalah data pengguna yang tertangkap melalui tower selular. Jadi semenjak januari 2017, semua perangkat Android otomatis mengirim data lokasi setiap perangkat tersebut berada di dalam jangkauan tower selular.

Pernyataan Google di atas cukup kontroversial, karena pihaknya tidak mampu menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘meningkatkan performa dan kecepatan pengiriman pesan’ sebagaimana yang diungkapkan.


Baca Juga WhatsApp Luncurkan Fitur Lacak Lokasi Secara Real-Time


Dilihat dari praktik keamanan dan privasi pengguna, aktifitas Google tersebut bisa dimanfaatkan oleh tangan jahil. Meskipun Cell ID sifatnya terenskripsi, tapi tidak menutup kemungkinan adanya pembobolan hacker. Google akan memberhentikan praktik tersebut di akhir November.

SHARE

LEAVE A REPLY