Galaksi yang Teramati Manusia Hingga Saat Ini Dan Akan Terus Bertambah

Galaksi yang Teramati Manusia Hingga Saat Ini Dan Akan Terus Bertambah

601

Galaksi yang teramati oleh manusia masih cukup kecil, tetapi setiap tahunnya jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan perkembangan zaman.

Kreasitekno.com — Saat langit malam, kita banyak melihat bintang yang sebagian besar berasal dari sisi lain galaksi kita, Bima Sakti. Alam semesta memang luas, tetapi hingga beberapa tahun terakhir ini, kita hanya bisa empat galaksi lain disamping Bima Sakti. Hal ini dikarenakan intensitas cahaya dari Bima Sakti sendiri sudah mengaburkan cahaya yang berasal dari galaksi lainnya sehingga hanya beberapa Galaksi yang teramati. Tetapi masih ada banyak galaksi lainnya yang telah ditemukan oleh teleskop Hubble. Berikut adalah galaksi yang teramati Manusia.


Milky Way atau atau kita lebih mengenalnya sebagai Bima Sakti, adalah galaksi spiral. Bima Sakti diestimasikan mempunyai setidaknya 200 – 400 miliar bintang. Melebihi bagian cakram bintang, terletak piringan gas yang lebih tebal. Observasi terakhir mengindikasikan bahwa piringan gas Bima Sakti mempunyai ketebalan sekitar 12.000 tahun cahaya (1.1×1017 km) – sebesar dua kali nilai yang diterima sebelumnya. Tata surya kita memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk mengitarinya. Jadi tata surya kita telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit tata surya adalah 217 km/d.

Andromeda atau Messier 31, M31, NGC 224 adalah salah satu galaksi di luar galaksi Bima Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang, asalkan dilihat pada malam yang cerah, tanpa bulan dan tanpa polusi cahaya. Galaksi terdekat dengan galaksi Bima Sakti. Strukturnya mirip dengan galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk spiral. Jaraknya sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Kalian bisa melihatnya dibelahan langit utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara langit khatulistiwa. Terlihat jelas saat bulan September, Oktober, November. Dengan mata telanjang, galaksi ini nampak seperti kabut tipis kecil di langit utara, tapi jika diamati dengan teropong yang dapat menampakkan bintang bintang redup di tepian galaksi Andromeda. Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik.

Galaksi Bode (Messier 81 atau NGC 3031) adalah galaksi spiral yang terletak sekitar 12 juta tahun cahaya di konstelasi Ursa Major. Messier 81 telah dipelajari secara ekstensif oleh para astronom profesional. Ukuran galaksi yang besar dan kecerahan relatif tinggi membuat target populer untuk astronom amatir. Messier 81 pertama kali ditemukan oleh Johann Bode pada tahun 1774 Elert. Akibatnya, galaksi ini kadang-kadang disebut sebagai “Galaxy Bode”. Pada 1779, Pierre Messier dan Charles Mechain mengidentifikasikan kembali objek Bode, yang kemudian tercantum dalam Katalog Messier .

Galaksi Cartwheel (ESO 350-40) adalah galaksi lenticular berjarak sekitar 500 juta tahun cahaya di konstelasi Sculptor. Massa galaksi ini diperkirakan 2,9-4,8 × 109 massa matahari, dan berotasi dengan kecepatan 217 km/s. Ditemukan oleh Fritz Zwicky pada tahun 1941. Ketika ditemukan, Zwicky menganggap Cartwheel sebagai salah satu struktur paling rumit berdasarkan dinamika bintang. Ukurannya sedikit lebih besar dari Bima Sakti.

Mesier 82 (NGC 3034, Galaxy Cerutu atau M82) adalah prototipe terdekat galaksi Starburst, terletak sekitar 12 juta tahun cahaya di konstelasi Ursa Major. Galaksi Starburst lima kali lebih terang dibandingkan galaksi Bima Sakti, dan seratus kali lebih terang dengan pusat galaksi kita. Pada tahun 2005, Teleskop Hubble Space mengungkapkan setidaknya ada 197 cluster besar muda di inti Starburst. Massa rata-rata dari cluster adalah sekitar 2×105 MT, maka dari itu tak heran jika inti Starburst adalah lingkungan yang sangat energik dan high-density. Sepanjang pusat galaksinya, bintang-bintang muda yang terlahir 10 kali lebih cepat daripada mereka yang berada di dalam Galaksi Bima Sakti kita.


Baca Juga: Seperti Inikah Desain Rumah Kita di Planet Mars Nantinya?


Masih banyak galaksi lainnya yang belum teramati tapi sudah bisa dijangkau oleh “mata” manusia. Jika masih penasaran tentang galaksi lainnya bisa mampir ke sini. Semoga saja penjelajahan antar galaksi bisa cepat tercapai sehingga galaksi yang teramati akan bertambah.

SHARE

LEAVE A REPLY