Ilmuwan Baru Saja Menemukan Bulan Kedua milik Bumi?!

Ilmuwan Baru Saja Menemukan Bulan Kedua milik Bumi?!

671
bulan kedua bumi

Apakah benar ada bulan kedua yang dimiliki oleh bumi kita? Dan dimanakah itu?

Kreasitekno.com — Bulan kedua? Mungkin terdengar aneh bagi kita yang selama ini sudah diberitahu kalau satelit planet kita itu hanya satu. Tetapi ternyata, baru-baru ini ilmuwan berhasil menemukan bulan kedua, lho! Kok bisa? Sebelumnya, mari kita pelajari dulu sejarah terciptanya bulan.


Baca Juga: Bumi Super GJ 356 B, Planet Mirip Bumi Ini Kemungkinan Ber-Alien!?


Selama ini, kita tahu bahwa berdasarkan penelitian para ilmuwan, bulan adalah hasil benturan planet bumi yang masih panas dengan planet yang disebut dengan Theia. Setelah benturan yang cukup dahsyat diawal pembentukan alam tata surya kita 4,5 trilun tahun yang lalu, Theia, planet yang menabrak bumi tersebut tidak selamat dan menjadi cikal bakal dari bulan. Hal ini terbukti ketika para astronot dari Apollo membawa beberapa sample dari Bulan ke Bumi. Dan setelah diteliti, terbukti sample tersebut memiliki komposisi yang sama dengan planet Bumi.

newmoonheader_1024

Nah, baru–baru ini para peneliti NASA mengumumkan bahwa salah satu peninggalan Theia dan Bumi,  asteroid 2016 HO3 telah ditemukan. Mereka menemukan asteroid tersebut pada tanggal 27 April dengan teleskop peneliti asteroid, Pan-STARRS 1 di Haleakala, Hawaii. Teleskop tersebut dibiayai oleh Planetary Defence Coordination Office, sebuah yayasan yang berkiprah untuk meneliti objek sekitar bumi.


Baca Juga: Akhirnya Wujud Sinyal Wi-Fi Teridentifikasi, Inilah Bentuknya!


Asteroid 2016 HO3 disinyalir menjadi salah satu dari Quasi-satelit bumi yang cukup unik karena memiliki orbit yang berbeda jika dibandingkan dengan planet dan setelit alami lainnya, sehingga cukup sulit untuk mendeteksinya. Tetapi orbitnya mengikuti orbit Bumi dalam mengelilingi Matahari sehingga bisa disebut dengan Bulan kedua Bumi. Jaraknya juga cukup jauh, sekitar 38 hingga 100 kali jarak Bumi dengan Bulan. Dan yang paling menarik, orbit dari asteroid ini mengorbit secara horizontal, tegak lurus dibandingkan orbit bumi dan bulan.

NASA mengkonfirmasi, besar dari asteroid ini sekitar 36 meter dengan lebar hanya 91 meter saja. Asteroid ini disinyalir akan tetap terlihat selama satu abad, dan kemudian akan menghilang selama sekitar satu abad.

SHARE

LEAVE A REPLY