BlackBerry Kembangkan Kacamata Pintar Berbasis AR Gandeng Vuzix

BlackBerry Kembangkan Kacamata Pintar Berbasis AR Gandeng Vuzix

448
BlackBerry Kembangkan Kacamata Pintar

Setelah sekian lama meredup di pasaran, akhirnya BlackBerry kembali unjuk suara di hiruk-pikuk persaingan bisnis gadgets. Kali ini yang diumumkan bukan smartphone melainkan sebuah kacamata pintar berbasis teknologi augmented reality.

Kacamata pintar (smart glasses) tersebut dikembangkan bersama Vuzix, sebuah perusahaan asal kota Rochester yang terletak di barat laut New York City.

Ini adalah langkah pertama yang diambil oleh perusahaan asal Kanada tersebut untuk terjun ke dunia enterprise dengan kacamata pintar setelah sekian ini diketahui juga fokus pada produk-produk berbasis security.

Untuk menggarap kacamata AR tersebut BlackBerry tetap fokus pada sisi keamanan dan software sementara Vuzix fokus di sisi hardware.

Seperti yang dikutip dari Androidheadlines, Senin (14/8/2017), BlackBerry akan memastikan keamanan data yang ditangkap dan disimpan dalam kacamata tersebut menggunakan perangkat lunak pengelolaan lingkungan pengguna yang dimiliki oleh BlackBerry. Disisi lain, Vuzix akan mengusung hardware Vuzix M300, sebuah kacamata pintar berteknologi AR yang telah lolos uji Design Validation Test pada bulan September tahun lalu. Vuzix M300 telah diuji oleh sekelompok pengembang dan beberapa pengguna di lingkungan firma.

Spesifikasi yang dimiliki oleh Vuzix M300 terbilang cukup mengesankan yaitu prosesor Intel Atom yang dinyawai oleh Android 6.0 Marshmallow. Teknologi pelengkapnya termasuk touch pad, sensor pengenalan suara dan GPS. Untuk mendukung kecepatan kinerjanya, Vuzix M300 dilengkapi dengan RAM kapasitas 2GB. Sementara untuk media penyimpanannya didukung oleh memori flash internal sebesar 64 GB.


Baca Juga Google Glass, Hadir Kembali tapi Bukan Untuk Konsumen Umum !


Komposisi hardware tersebut dibuat untuk menunjang kamera dengan kapasitas 13-megapixels yang bisa merekam HD video berkualitas 1080p. Teknologi menarik lainnya termasuk image stabilization, mikrofon dengan dual-noise cancelation, dan baterai berkapasitas 100mAh. Dari sisi konektivitas, kacamata pintar tersebut sudah dilengkapi dengan microUSB 2.0 HS, WiFi, MIMO 2×2 dan Bluetooth.

Semua komposisi tersebut nantinya akan diramu dengan UEM yang dimiliki BlackBerry sehingga konsumen dapat memanfaatkan kacamata pintar tersebut dengan sistem keamanan yang mumpuni. Langkah BlackBerry untuk terjun ke dunia wearable menuai banyak respon positif terutama ketika melihat pertumbuhan pasar VR dan AR di masa mendatang.

SHARE

LEAVE A REPLY