10 Bahasa Tubuh Ini Tunjukkan Kalau Seseorang Sedang Berbohong!

10 Bahasa Tubuh Ini Tunjukkan Kalau Seseorang Sedang Berbohong!

1012
tanda seseorang sedang berbohong

Membaca gerak-gerik alias bahasa tubuh terkadang perlu dilakukan untuk mengetahui seseorang sedang berbohong atau tidak. Berikut tanda-tanda yang mengindikasikan seseorang yang sedang berbohong!

Kreasitekno.com – Tentunya kita sudah familiar dengan sebuah istilah yang dikenal “bahasa tubuh”. Bahasa tubuh merupakan sebuah metode lain yang digunakan seseorang dalam menyampaikan pesan. Berbeda dengan bentuk komunikasi seperti verbal maupun isyarat, bahasa tubuh lebih cenderung mengacu pada pola kebiasaan dan reflek dimana seseorang yang bersangkutan tidak menyadarinya. Hal seperti ini bahkan dipelajari secara khusus dan mendalam, salah satunya dalam ilmu psikologi. Dalam kondisi tertentu, “membaca” bahasa tubuh menjadi sangat penting dalam rangka mawas diri dan sekaligus mengetahui situasi yang sebenarnya. Salah satu contoh sederhananya yakni untuk mengetahui gerak-gerik alias bahasa tubuh dari seseorang yang sedang berbohong.


Baca Juga: Memaafkan Terbukti Secara Ilmiah Mampu Mencegah Stres dan Depresi!


Dalam artikel kali ini, kami akan mengulas mengenai tanda-tanda yang menunjukkan seseorang sedang berbohong. Tanda-tanda tersebut dapat diketahui dengan mengenali gerak-gerik atau bahasa tubuh orang yang bersangkutan.

1. Mengulangi pertanyaan

Biasanya, seseorang yang berbohong cenderung akan mengulangi pertanyaan ketika ditanyakan beberapa hal kepadanya. Bentuk aktivitas pengulangan kalimat alias pertanyaan tersebut bisa jadi merupakan salah satu indikasi kebohongan meski belum bisa dipastikan karena adanya faktor lain.

2. Mengambil jeda dalam berbicara

Untuk memikirkan kebohongan apa yang hendak disampaikan, pembohong biasanya akan terdiam sejenak ketika tiba-tiba ditanyai pertanyaan yang sulit.

3. Berbelit-Belit atau Tidak Detail

Ada beberapa kondisi dimana pembohong akan berbelit-belit (tidak to the point) dalam menjelaskan suatu pertanyaan yang diajukan padanya. Namun di saat yang lain, pembohong sebisa mungkin hanya akan menjawab pertanyaan dengan sangat singkat (tidak detail) untuk menghindari penjelasan yang tidak masuk akal.

4. Sering Menggunakan Kata “Sejujurnya”

Terkadang pembohong merasa perlu untuk menegaskan kebohongannya agar pernyataannya tampak benar. Penegasan ini dilakukan dengan seringnya dia menggunakan kata “sejujurnya” atau “sebenarnya” dengan tujuan penegasan, bukan pengakuan.

5. Lambat dalam Menjelaskan

Saat berbohong, biasanya orang yang bersangkutan akan memperlambat kata-katanya saat mulai berbicara. Irama dan nada bicaranya akan dimulai dengan lambat.

Lanjut ke halaman 2. . .

1
2
SHARE

LEAVE A REPLY