Aneh, Microsoft Rilis Patch untuk Windows XP ?

Aneh, Microsoft Rilis Patch untuk Windows XP ?

344
Aneh, Microsoft Rilis Patch untuk Windows XP

Keputusan Microsoft merilis patch keamanan untuk Windows XP yang notabene sudah dihentikan sejak 2014 lalu terbilang cukup aneh dan serentak menuai kontroversi. Katanya dukungan pembaruan Windows XP sudah dihentikan? Microsoft beralasan bahwa langkah itu adalah pengecualian. Pengecualian lagi? Banyak netizen dan pengamat teknologi berkesimpulan, kok pengecualian dilakukan berkali-kali?

Update patch untuk Windows XP dimulai sejak bulan Mei lalu ketika serangan virus ransomware WannaCrypt membabi buta. Ini cukup masuk akal mengingat bahayannya virus tersebut dan masih banyaknya perusahaan-perusahaan dan instansi yang belum meng-upgrade OS-nya ke yang lebih baru.

Tepatnya Rabu 14 Juni ini Microsoft mendadak kembali rilis patch keamanan. Alasan utamanya adalah menutup celah keamanan atas ulah organisasi pemerintahan tertentu yang disinyalir akan membobol sistem Windows. Sayangnya, Microsoft tidak memberikan keterangan lengkap siapa organisasi tersebut.

Andrienne Hall, General Manager Crisis Management Microsoft mengungkapkan, seperti yang dikutip oleh The Verge, Rabu (14/6/2017), “pembaruan tersebut diberikan untuk semua operating Windows termasuk yang versi lama.

Meskipun di satu sisi patch untuk Windows XP tersebut bermanfaat, namun disisi lain juga merupakan kesalahan Microsoft. Kata seorang pengamat teknologi Peter Bright dalam artikelnya yang bertajuk “Keputusan Microsoft untuk memberikan Patch terhadap Windows XP adalah sebuah kesalahan”, dikutip dari Arstechnica, Rabu (14/6/2017). Bright berpendapat bahwa patching tersebut jelas-jelas akan memberikan sinyal kepada para pengguna yang masih ‘ngeyel’ menggunakan XP. Seakan-akan walaupun OS tersebut sudah tidak didukung lagi secara official dan tidak aman lagi, toh akhirnya Microsoft memberikan dukungan juga ketika ada ancaman serius. Akibatnya mereka juga enggan untuk membeli OS yang lebih baru.

Baca Juga :

Bright juga menilai, sebenarnya patch keamanan tersebut juga tidak rasional mengingat keamanan yang diterapkan sangat berhubungan dengan keamanan browser: Internet Explorer. Tingkat keamanan brower tidak bisa begitu saja ditingkatkan hanya dengan sekali melakukan perbaikan bug (kecacatan), terlebih dari itu harus ada update patch, perbaikan dan pengembangan secara kontinyu. Bright menilai bahkan dengan patch tersebut, Windows XP tidak lantas aman begitu saja.

Sumber : arstechnicatheverge

SHARE

LEAVE A REPLY