Android Studio 3.0 Kini Support Bahasa Pemrograman Baru

Android Studio 3.0 Kini Support Bahasa Pemrograman Baru

177
Android Studio 3.0

Google baru saja mengumumkan dua update penting soal ‘urusan dapur’. Pertama, mulai hari ini anda bisa menjajal Android Oreo yang rencananya akan dirilis bulan Desember nanti melalui Beta Testing Program.

Jika anda memiliki smartphone Nexus dan Pixel, anda suda bisa melihat performa Android versi 8.1 tersebut dalam mode developer preview dan bisa berkomentar tentang kelebihan dan kekurangannya. Kedua, masih soal ‘urusan dapur’, kini Android Studio 3.0 sudah didukung dengan bahasa pemrograman Kotlin.

Buat para kerator dan developer aplikasi Android, ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan, pasalnya hampir semua aplikasi di Play Store dibuat dengan bahasa pemrograman Kotlin. Awal informasi update atas Kotlin pada Android Studio 3.0 sebenarnya sudah diumumkan oleh Google pada Google I/O 2017. Update tersebut didesain untuk mempercepat proses pembuatan aplikasi dan debugging tools yang sama sekali baru.

Penambahan Kotlin ke dalam aplikasi tersebut dibuat sefleksible mungkin oleh Google. Bahkan pengguna dapat dengan mudah mengintegrasikan project yang sudah ada. Di dalamnya terdapat alat konversi pemrograman Java ke dalam Kotlin, seperti yang diterangkan oleh Android Authority, 26 Oktober 2017. Terlebih dari itu, Android Studio versi anyar ini juga memiliki fitur-fitur yang paling disenangi oleh para developer, termasuk code completion dan syntax highlighting terhadap bahasa Kotlin.

Google menambahkan bahwa pihaknya akan terus maju untuk mengembangkan Android Studio hingga mencapai kesempurnaan.

Tak cukup sampai disitu ternyata Android Studio versi update ini juga dibuat sedemikain rupa dengan penambahan fitur-fitur canggih seperti kemudahan saat membuat aplikasi untuk Instant App (Try Now) yang baru-baru ini sedang digalakkan oleh Google dalam rangka memajukan Play Store. Fitur Test dan Debugging juga dikembangkan untuk para developer agar bisa melakukan test performa aplikasi end-to-end langsung terintegrasi dengan Google Play.


Baca Juga Tutorial Cara Membuat Aplikasi Android APK Sendiri Secara Mudah


Terakhir ada fitur ‘Optimize’ untuk membantu para pengembang melakukan debug atas performa aplikasi yang mereka kembangkan. Pada poin ini akhirnya Google merombak alat monitoring miliknya.

Android Studio 3.0 sudah bisa didownload dan terbuka bagi siapa saja untuk memberikan feedback atas peluncuran bahasa pemrograman dan fitur-fitur baru tersebut.

SHARE

LEAVE A REPLY