Ini Alasan Ilmiah Mengapa Wanita Bisa Multitasking Sedangkan Pria Tidak!

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Wanita Bisa Multitasking Sedangkan Pria Tidak!

961

Bagaimana seorang wanita bisa melakukan banyak pekerjaan sekaligus (multitasking) sedangkan pria tidak? Berikut penjelasan ilmiah serta uji coba yang dilakukan para ahli untuk melihat perbedaan ini!

Kreasitekno.com – Di tengah hiruk pikuk kesibukan sehari-hari, beberapa orang mulai berpikir bahwa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu itu sangat susah, atau bahkan mustahil. Jika semua itu dilakukan sesekali memang masih wajar, tapi bagaimana kalau setiap hari? Bagaikan tukang cukur rambut yang dituntut untuk mencetak gol di lapangan hijau saat kursi di depannya masih ada pelanggan yang berharap rambutnya bisa segera terlihat rapi dan bersih. Ya, tidak sedikit orang yang berpikiran seperti demikian dimana mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu serta dilakukan setiap hari adalah hal yang tidak masuk akal.


Baca Juga: Gambar Harvest Moon Back To Nature Ini Benar-Benar Bikin Ngakak!


Namun logika seperti tidak berlaku bagi kaum wanita. Jika kita mau melihat lebih detail bagaimana kondisi pekerjaan yang harus dituntaskan oleh seorang ibu rumah tangga, maka variabel “tidak masuk akal” yang mulanya ada pada multitask (banyak tugas) dalam satu waktu tersebut seketika akan berpindah dan tertuju pada si ibu rumah tangga. Bagaimana bisa? Coba bayangkan, seperti yang kita ketahui bahwa seorang ibu harus menyiapkan masakan, mencuci, bersih-bersih rumah, menyiapkan pakaian anak-anak dan suaminya, dan setumpuk tugas lainnya yang dikerjakan dalam satu waktu serta berantrian. Yang lebih luar biasa lagi, pekerjaan tersebut bisa berlaku hingga 24 jam setiap harinya! Dan semua itu kadangkala terjadi tanpa disadari oleh kaum pria. Mau tidak mau, itulah salah satu keunggulan perempuan yang dalam perspektif kita sebagai pihak yang lebih diprioritaskan untuk dilindungi. Namun bagaimana itu bisa terjadi, dalam artian jika dilihat dari sudut pandang ilmiah?

father-as-multitasker-fathers-day-daddys-little-girl-baby-phone-four-4-hands-dad-daddy-daughter-child-photoshop-explore-yarn-tired-work-all-day-night-little-sleep

Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Human Physiology, dikatakan bahwa pria mengeluarkan atau membakar lebih banyak energi ketika mereka harus melakukan beberapa hal sekaligus. Kondisi inilah yang membuat laki-laki sangat sulit beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain atau dengan kata lain menyelesaikan pekerjaan yang bersifat multitasking. Adapun hal ini juga telah diuji melalui tes yang dilakukan di HSE Neurolinguistics Laboratory di Moskow, Rusia. Hasil tes menunjukkan bahwa otak pria dan wanita ketika dihadapkan dengan berbagai macam pekerjaan sekaligus merespon dengan cara yang sangat berbeda. Hasil scan MRI menunjukkan bagaimana otak pria membakar begitu banyak energi serta mengaktifkan lebih banyak bagian otak saat diminta mengalihkan perhatian dan melakukan multitasking.


Baca Juga: Ups, Menurut Orang Jepang Suara Tokoh Cewek Anime Itu ‘Menyebalkan’!


“Temuan kami menunjukkan bahwa wanita kerap merasa lebih mudah dalam multitasking, karena otak mereka tidak perlu memobilisasi sumber daya tambahan untuk melakukannya. Otak wanita juga bereaksi lebih cepat, yang bisa memberi mereka keuntungan saat menghadapi situasi sulit.” ujar peneliti, Dr. Svetlana Kuptsova.

multitasking-umi

Setidaknya demikian penjelasan ilmiah mengenai bagaimana seorang wanita mampu melakukan pekerjaan yang sifatnya multitasking dimana pria tidak sanggup menjalankannya. Dan bukti nyata sekaligus sederhananya bisa ditunjukkan melalui bagaimana mereka melakukan pekerjaan rumah tangga yang notabene tidak mengenal waktu dan istirahat tersebut.

Maka dari itu, sejatinya tidak perlu susah-susah mencari dan menelusuri “keajaiban dunia” yang letaknya bisa jadi sangat jauh di luar sana. Cukup tengok ibu kita ataupun istri saat menjalankan pekerjaan sehari-hari di rumah. Saksikanlah “keajaiban” tersebut, dan jangan lupa untuk mengucap terima kasih. ^^

SHARE

LEAVE A REPLY