5 Tips Mencegah dan Mengatasi Penyakit Pikun (Gangguan Memori)

5 Tips Mencegah dan Mengatasi Penyakit Pikun (Gangguan Memori)

366
SHARE

Penyakit gangguan memori (pikun) tidak hanya terjadi pada orang tua saja, banyak kaum muda yang juga ikut terjangkit. Berikut beberapa tips untuk mencegah dan mengatasi gangguan memori!

Kreasitekno.com ­— Dari sekian banyaknya gangguan kesehatan yang muncul, ada satu yang seakan sudah lumrah terjadi di kalangan masyarakat, baik kaum muda maupun orang-orang yang sudah berusia senja. Penyakit itu tak lain adalah pikun alias mudah lupa, atau dalam bahasa sainsnya yakni gangguan memori. Meski kebanyakan penyakit gangguan memori seringkali menjangkiti orang tua, pada faktanya tidak jarang para pemuda yang mengalami nasib serupa.

51984354

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara simpel yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan mengatasi gangguan memori (pikun) ini. Berikut beberapa caranya:

Interaksi Sosial

two-babies-150204

Berdasarkan studi yang dilakukan University of Michigan pada tahun 2008, dikatakan bahwa hanya berbicara dengan orang lain dalam 10 menit, sudah cukup meningkatkan memori sebesar yang kita dapat dengan kegiatan seperti membaca ataupun aktivitas lainnya dalam jumlah waktu yang sama.

Hal ini menunjukkan bahwa bentuk interaksi sosial sangat membantu menangkal depresi dan stres dimana keduanya mampu menyebabkan gangguan memori.


Baca Juga: Memaafkan Terbukti Secara Ilmiah Mampu Mencegah Stres dan Depresi!


Tidur yang Berkualitas

good-sleep-1024x680

Yang dimaksud tidur berkualitas yakni tidur yang dilakukan di saat kondisi dan waktu yang tepat meski waktunya hanya sebentar. Atau bisa juga dikatakan sebagai tidur yang cukup dan nyenyak.

Guillén Fernández, profesor neurosains kognitif di Donders Institute for Brain, Cognition and Behaviour, Belanda, mengatakan bahwa Tidur memainkan peran penting dalam membantu Anda mengonsolidasikan memori.

Makanan Sehat

healthy-food-wallpaper-11-1920x1080

Ini sudah menjadi faktor yang lumrah diketahui. Karena memang tubuh membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang cukup untuk menunjang berbagai aktifitas, termasuk penggunaan memori dalam otak. Konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta sumber protein rendah lemak seperti ikan dan unggas (tanpa kulit).

Apa yang kita minum juga memiliki pengaruh, maka hindari mengonsumsi alkohol yang bisa menyebabkan jaringan otak (memori) kita perlahan menjadi rusak.


Baca Juga: Hidup Sehat Hanya Dengan Makan Buah Setiap Hari


Aktivitas Fisik dan Mental

physical-activity4

Para ahli merekomendasikan agar seseorang setidaknya selama 2 jam setengah setiap minggu melakukan aktivitas fisik seperti jalan cepat, atau 75 menit perminggu untuk melakukan aktivitas fisik seperti jogging. Hal ini disebabkan karena aktivitas fisik mampu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Sama halnya dengan aktivitas fisik, aktivitas mental juga perlu dilakukan untuk menjauhkan kita dari ancaman gangguan memori. Beberapa bentuk aktivitas mental diantaranya seperti mengisi teka-teki silang, bermain bridge, mencoba rute alternatif saat berkendara dimana dapat melatik kemampuan otak.


Baca Juga: Bagi Para Pengguna Gadget, Waspadai Gejala Tech Neck Ini!


Membiasakan Teratur dan Terjadwal

mediamate-flickr

Jika kita termasuk diantara orang yang mudah lupa, maka biasakan untuk mengorganisir apapun secara teratur dan sistematis. Seperti contohnya yakni menulis tugas, janji, ataupun acara lainnya di buku catatan khusus (bisa juga di smartphone) dan menandai tugas mana saja yang sudah atau belum dikerjakan. Selain itu, letakkan barang-barang seperti kunci mobil, kunci rumah, ponsel, dan dompet di kotak khusus yang mudah dijangkau dan diingat.

SHARE

LEAVE A REPLY